ODGJ Tusuk Pemilik Toko Swalayan 999 Berhasil Diamankan Polisi

- Rabu, 27 Juli 2022 | 15:11 WIB
 (Akmal/HRC)
(Akmal/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Pria kelahiran Maret 1985 terpaksa meringkus di dalam sel tahanan Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Pekanbaru. Pria inisial NI alias Novi itu mendekam sejak Selasa (26/7) siang.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru menjadikan pria 35 tahun sebagai tersangka, terhadapnya disangkakan pasal 351 ayat 2 KUHPidana.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan menyebut bahwa tersangka melakukan penganiayaan terhadap pemilik Toko Swalayan 999 di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Sidomulyo Timur, Bukit Raya.

"Tersangka datang tanpa banyak bicara langsung menghunuskan pisau dan lalu melakukan penusukan. Korban mengalami luka tusuk dibagian punggung belakang bawah sebelah kiri," jelas Kompol Andrie.

Beruntung nyawa korban tertolong. Seusai kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perwatan medis. Keluarga korban langsung membuat laporan ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Hendak Ke Pekanbaru, Mobil Dinas Kominfo Siak Terguling di Ruas Jalan PT.Sir Rumbai

Polisi pun langsung menjemput tersangka ke toserba tersebut, dibawa ke Polresta Pekanbaru untuk langsung dimintai keterangan dan dimintai pertanggungjawaban atas tindakan kriminal tersebut.

Usut punya usut, tersangka merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang beberapa tahun silam pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan.

"Tersangka merupakan pasien gangguan jiwa yang sudah berobat jalan ke RS jiwa Pekanbaru dengan indikasi mengalami depresi dan suka mengamuk sendiri," paparnya.

Gangguan jiwa yang dialami tersangka, sambung Kompol Andrie, tercatat sejak tahun 2013. Seluruh dugaan itu diperkuat dengan adanya berkas-berkas semasa tersangka menjalani perawatan.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Artikel Terkait

Terkini

X