Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti 133 Perkara Tindak Pidana Umum

- Rabu, 13 Juli 2022 | 15:58 WIB
Kajari Pelalawan Silpia Rosalina memimpin kegiatan pemusnahan barang bukti (Dodi/HRC)
Kajari Pelalawan Silpia Rosalina memimpin kegiatan pemusnahan barang bukti (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PELALAWAN - Kejaksaan Negeri Pelalawan melakukan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum, Rabu (13/7). Mayoritas yang dimusnahkan itu adalah barang bukti perkara narkotika.

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Kejari (Kajari), Silpia Rosalina dan dihadiri oleh seluruh Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Subbagian Pembinaan (Kasubbagbin) Kejari Pelalawan. Turut hadir perwakilan dari Pengadilan Negeri (PN), Badan Narkotika Nasional Kabupaten, Dinas Kesehatan, dan Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan, serta undangan lainnya.

Dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Pelalawan, Fusthathul Amul Huzni, yang dimusnahkan adalah barang bukti perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Kejari Pelalawan itu masih dalam rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-62.

"Kegiatan pemusnahan barang bukti merupakan salah satu tugas Jaksa dalam melaksanakan putusan pengadilan," ujar FA Huzni.

Baca Juga: Sagu Meranti Jadi Pilot Project Nasional,Ditjenbun Kementan RI Berkunjung ke Desa Sungai Tohor

Lanjut FA Huzni, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 133 perkara tindak pidana umum. Dimana perkara narkotika mendominasi barang bukti yang dimusnahkan.

"Barang bukti yang akan dimusnahkan berasal dari 133 perkara. Yakni, 71 perkara narkotika, dan 62 perkara Oharda, Kamnegtibum, dan TPUL," jelas Kasi Intel.

Untuk narkotika yang dimusnahkan, sebut dia, barang bukti sabu-sabu sebanyak 126.09 gram, ganja 3.57 gram, dan pil ekstasi sebanyak 2.58 gram.

"Barang bukti yang ada dilakukan pemusnahan dengan cara dihancurkan
menggunakan alat blender untuk barang bukti narkotika, dipotong, dibakar, dan dikubur ke dalam tanah untuk barang bukti pupuk," ucap dia.

Dengan adanya kegiatan pemusnahan ini, kata dia, diharapkan tingkat kejahatan akan berkurang, dan barang bukti tersebut tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X