Berkunjung ke PWI, PJ Bupati Kampar Paparkan Program Kerja

- Rabu, 29 Juni 2022 | 16:57 WIB
Pj Bupati Kampar, Kamsol (Amri/HRC)
Pj Bupati Kampar, Kamsol (Amri/HRC)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Penjabat (PJ) Bupati Kampar Kamsol menyampaikan strategi pembangunan untuk mendorong ekonomi masyarakat kampar bangkit dari dampak covid-19. Salahsatu program yang tengah digalakan saat ini dibidang pertanian, seluas 100 hektar ditanami tanaman padi selain itu juga akan melonching beras kampar Cap Ulu Kasok.

"Pertama kita lihat pangan kita dulu, kita pernah swasembada beras disini, kita dorong lagi beras kampar. Kami merancanakan bulan Agustus melonching beras kampar dengan Cap Ulu Kasok," ujar Kamsol saat berkunjung ke Seketariat PWI Kampar, Selasa (28/6) kemarin. Kunjungan itu dalam rangka silaturahmi sekaligus meningkatkan senergitas antara Pemkab Kampar dengan insan pers.

Kamsol mengatakan untuk mewujudkan program tersebut, pihaknya akan membuat koperasi Aperatur Sipil Negara (ASN) yang juga melibatkan para petani, kemudian membentuk anak perusahaan. Koperasi ini nanti khusus untuk sawah padi saja.

"Jadi koperasi ASN nanti ada tenaga ahli yang kita libatkan karena mempunyai kemampuan masuk di dalam komisaris pengelolaan perusahaan itu, kemudian investor," kata Kamsol.

Adapun anak perusahaan yang didirikan itu sebut Kamsol adalah PT Tani Agro Sejahtera.

"Program pertama menanam 100 hektar dan panen juga 100 hektar dibulan Agustus. Ketika kita produksi beras minimal pasar kita ASN dulu," tuturnya.

Dikatakan Kamsol, baru dengan promosi beras kampar Cap Ulu Kasok belum terjadi produksinya, sudah dilirik oleh pihak investor. Hal itu kata dia, karena media berperan aktif mensosialisasikan kebijakan - kebijakan pemerintah.

Ia berharap pada tahun selanjutnya bisa menggarap lebih dari 100 hektar, ia menargetkan tahun depan bisa menanam 500 hektar dan tahun berikutnya 1500 hekatra.

Luas lahan sawah yang ada di kampar Itu seluas 4000 haektar, Namun yang bisa digarap hanya 2100 hektar selebihnya ada permaslahan irigisi dan ini akan segera diatasi oleh pihaknya.

Menurut dia, lahan seluas 4000 hektar ini belum bisa menyanggah kebutuhan beras di kabupaten kampar. Karena untuk kebutuhan seluruhnya harus memiliki 26000 hektar.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lapas Bangkinang Terima 12 Orang Tahanan Baru

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:47 WIB

Dinkes: Kabupaten Kampar Nol Kasus Covid-19

Selasa, 19 Juli 2022 | 17:41 WIB
X