Rumah Restorative Justice Hadir di Indragiri Hilir, Kajari : Berikan Alternatif Penyelesaian Suatu Perkara

- Senin, 30 Mei 2022 | 16:30 WIB
Kajari Rini Triningsih bersama Bupati HM Wardan dan unsur Forkompinda Inhil meresmikan Rumah Restorative Justice di Desa Pulau Palas (Dodi/HRC)
Kajari Rini Triningsih bersama Bupati HM Wardan dan unsur Forkompinda Inhil meresmikan Rumah Restorative Justice di Desa Pulau Palas (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, INDRAGIRI HILIR - Jaksa Agung RI Burhanuddin mendorong adanya Rumah Restorative Justice di seluruh provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia. Hal ini pun direspon dengan cepat dan baik oleh Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir.

Korps Adhyaksa yang dikomandani Rini Triningsih itu baru saja meresmikan Rumah Restorative Justice di Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula desa tersebut, Senin (30/5).

Hadir dalam kegiatan itu Bupati HM Wardan, bersama segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Inhil, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Inhil, Rini Triningsih menyampaikan tujuan dibuatnya Rumah Restorative Justice ini. Yakni, untuk memberikan sarana kepada masyarakat untuk memenuhi rasa keadilan terlebih yang sedang berhadapan dengan hukum, dimana pada pelaksanaan penanganan penuntutan oleh Kejari Inhil.

Dengan adanya Rumah Restorative Justice ini, kata Kajari, tokoh masyarakat bisa membahas apa yang terjadi dan menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki kerusakan akibat suatu tindak pidana yang dilakukan.

Baca Juga: Kejari Inhil Musnahkan Barang Bukti 93 Perkara Pidana Umum

"Dalam pertemuan tersebut kita, Jaksa selaku fasilitator akan membantu menyelesaikan permasalahan antara pihak korban dengan pihak tersangka tersangka, karena proses Restorative Justice memberikan alternatif dalam penyelesaian suatu tindak pidana dengan berupaya menekankan kepada nilai keseimbangan, keselarasan, harmonisasi, kedamaian, ketenteraman, persamaan persaudaraan, dan kekeluargaan dalam masyarakat," ujar Kajari Rini Triningsih.

"Jadi di sini yang paling utama adalah adanya suatu perdamaian antara kedua belah pihak. Tentunya untuk mendamaikan itu, harus duduk bersama antara pihak korban dengan pihak terdakwa," sambung Kajari.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan menyampaikan rasa bahagianya atas peresmian Rumah Restorative Justice ini. "Mudah-mudahan dapat memberikan pembelajaran hukum kepada masyarakat kita," kata Bupati.

Dikatakan Bupati, keberadaan Rumah Restorative Justice ini sangat penting dan positif serta patut diapresiasi. Pihaknya, kata Bupati, sangat mendukung program yang diinisiasi Kejaksaan RI tersebut.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tetap #Cari_aman Agar Bisa Ikutan AHMBS 2022

Senin, 20 Juni 2022 | 17:14 WIB
X