Dalam Hitungan Menit, Jago Merah Melahap Rumah Mewah Milliaran Rupiah Milik Pengusaha Sawit

- Jumat, 20 Mei 2022 | 11:29 WIB
Kebakaran rumah mewah milik pengusaha sawit di Dusun Temutun, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Siak (Sugianto/HRC)
Kebakaran rumah mewah milik pengusaha sawit di Dusun Temutun, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Siak (Sugianto/HRC)

HALUANRIAU.CO, SIAK - Dalam hitungan menit, rumah mewah milik anak Pengusaha Peron Sawit Sada Roha, Opung Sari yang dibangun dengan anggaran sekitar 1,2 Milliar habis dilahap si Jago Merah di RT 02 RW 03, Dusun Temutun, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Siak, Kamis (20/05/2022) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kobaran api yang besar  sangat cepat merembet ke rumah yang besar dan megah itu, sehingga ketika tim pemadam kebakaran sampai dilokasi, sudah tidak bisa menyelamatkan rumah tersebut dari amukan si jago merah dan tinggal puing-puing kayu yang hangus.

Menurut keterangan dari Tusiadi, salah satu tokoh masyarakat Kampung Temusai yang tinggal tak jauh dari lokasi TKP, api itu begitu cepat merembet kerumah mewah milik anak Pengusaha sawit yang dikenal Opung Regar itu, sangking cepatnya api yang berkobar, masyarakat disekitar hanya bisa melihat dan berusaha memadamkan api dengan alat ala kadarnya seperti ember dan lain-lain.

"Sebelum terjadi kebakaran, memang lampu disekitar sini hidup mati selama dua kali, setelah itu, barulah kami dapat kabar bahwa rumah pak Gultom, rumah yang berdekatan dengan rumah anak pak Regar terbakar, lalu kami langsung bergegas menuju TKP dan berusaha untuk memadamkan api itu dengan mengunakan alat ala kadarnya seperti ember dan lain-lain. Namun lantaran api semakin lama semakin membesar, kamipun kualahan melakukan padaman, sehingga api merembet kerumah besar milik anak pak Regar dan ahirnya kami hanya bisa pasrah dan membantu keluarga korban untuk menyelamatkan barang-barang berharga milik korban untuk dibawa keluar dari dalam rumah yang terbakar," ungkap Tusiadi tokoh masyarakat yang juga sebagai anggota Bapekam Kampung Temusai kepada haluanriau.co, Kamis (20 Mei 2022).

Baca Juga: Jadikan Mantra, Deretan Quotes Dari Najwa Shihab Ini Motivasi Menemukan Definisi Cantikmu

Lebih Lanjut Tusiadi menceritakan bahwa, titik api berasal dari rumah pak Gultom, karena waktu itu keluarga pak Gultom dan orang disekitarnya sedang berkunjung ketempat tetangganya yang sedang melahirkan.

"Info yang saya dapat, keluarga pak Gultom sedang berkunjung kerumah tetanggnya yang habis melahirkan, sehingga ketika rumahnya kebakaran, tak satupun barang berharga yang ada didalam rumahnya bisa diselamatkan," jelasnya.

"Diduga, api sangat cepat melahap rumah anak Opung Regar karena menurut tukangnya, bahan rumah mewah itu diatasnya terbuat dari kayu yang diolesi solar agar tidak mudah lapuk, selain itu, lembar Serying tipis dan kering, jadi sangat mudah untuk terbakar. Disamping itu juga, ketika kebakaran terjadi, mesin penyedot air yang ada disekitar sinipun  tak bisa dihidupkan atau digunakan," imbuhnya.

Di tempat kejadian, Opung Regar terlihat tercengang melihat rumah mewah milik anaknya yang hangus terbakar, menurutnya, di Kecamatan seharusnya ada mobil pemadam kebakaran agar ketika terjadi kebakaran bisa secepatnya dilakukan pemadaman.

"Ya mau bagaimana lagi, semuanya sudah terlambat. Kita berharap pemerintah bisa menyediakan mobil pemadam kebakaran di setiap kecamatan agar ketika ada kebakaran bisa dilakukan tindakan pencegahan lebih awal dan lebih cepat, karena jarak tempuh tidak jauh seperti yang terjadi saat ini dari Siak ke Bungaraya yang jaraknya sangat jauh," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kunjungi Polsek Bungaraya Kapolres Tekan kan Hal Ini

Minggu, 25 September 2022 | 15:00 WIB
X