Belum Temukan Tindak Pidana, Kejari Kampar Hentikan Pengusutan Kasus Penyertaan Modal Pemkab Kampar ke BUMD

- Rabu, 18 Mei 2022 | 23:03 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Arif Budiman bersama Kasi Intelijen Silfanus Rotua Simanulang (Istimewa)
Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Arif Budiman bersama Kasi Intelijen Silfanus Rotua Simanulang (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Kejaksaan Negeri Kampar telah menghentikan pengusutan perkara dugaan penyimpangan penyertaan modal Pemkab Kampar ke BUMD atau Badan Usaha Milik Daerah. Korps Adhyaksa menghentikan pengusutan perkara itu dengan alasan belum menemukan perbuatan tindak pidana.

Perkara ini ditangani pada masa Kepala Kejaksaan Negeri Kampar dijabat oleh Suhehdri pada tahun 2020 lalu. Pertengahan pengusutan perkara tersebut Suhendri pindah tugas. Ia digantikan oleh Kajari yang baru Arif Budiman.

Penelusuran ini berkaitan dengan penyertaan modal yang dilakukan Pemkab Kampar pada tahun 2017, dimana Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan penyertaan modal dari sebagian dividen yang diterima dari perusahaan pada saat itu.

Baca Juga: Kenali Gejala Virus Baru Bernama 'Hendra', Sering Kelelahan Hingga Sakit Tenggorokan

Pengusutan kasus dugaan rasuah ini, ditangani oleh Seksi Intelijen pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar. Dalam perjalanannya, sejumlah pihak terkait telah diklarifikasi.

Saat dikonfirmasi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar Arif Budiman melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Kampar, Silfanus Rotua Simanulang mengatakan pemberhentian pengusutan perkara itu karena belum menemukan tindak pidana.

"Belum ditemukan perbuatan tindak pidana, karena pada tahun 2019 uang itu telah dikembalikan mereka ke kas Daerah," kata Sifanus belum lama ini.

Selain itu kata dia, dalam cacatan keuangan Pemerintah Daerah Kampar juga sudah diperbaiki. Sebelumnya pihaknya menduga terjadi penyimpangan bedasarkan catatan tersebut.

Baca Juga: 12 Calon Pimpinan Baznas Bengkalis Dinyatakan Lulus Tes Kompetensi

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X