Polda Riau Usut Dugaan Pertambangan Galian C Ilegal di Rohil

- Senin, 16 Mei 2022 | 17:29 WIB
Tim Ditreskrimsus Polda Riau saat berada di salah satu lokasi pertambangan Galian C di Rohil (Dodi/HRC)
Tim Ditreskrimsus Polda Riau saat berada di salah satu lokasi pertambangan Galian C di Rohil (Dodi/HRC)

"Petugas Ditreskrimsus telah meminta keterangan 8 saksi. Di antaranya masing masing 1 orang saksi dari pihak PT BTP, dan PT BBM, 4 saksi dari PT RDP, 1 saksi dari PT PHR dan 1 saksi dari pihak Inspektorat Tambang ESDM Provinsi Riau. Kami juga telah bersurat meminta bantuan Saksi Ahli dari Dirjen Minerba Kementerian ESDM di Jakarta," beber Narto seraya mengatakan pengusutan perkara ini masih dalam tahap penyelidikan.

Sementara itu, Direktur Krimsus Polda Riau, Kombes Pol Kombes Ferry Irawan menambahkan, pihaknya akan melakukan gelar perkara setelah mendapatkan keterangan saksi ahli.

"Keterangan saksi ahli sangat dibutuhkan dalam kasus ini untuk melihat arahnya, ini menjadi bagian saksi administrasi atau saksi lain. Setelah pemeriksaan saksi ahli, akan kami gelar perkaranya untuk menentukan pelanggarannya apakah ada indikasi pidana atau sanksi administrasi. Keterangan ahli ini akan kita jadikan pijakannya," tegas Kombes Pol Ferry.

Baca Juga: Dua Tahun Terakhir, Polda Riau Ungkap 32 Kasus Ilegal Mining

Kombes Pol Ferry mengatakan, menurut Undang-undang (UU) Minerba, jika kegiatan yang tertangkap tangan melakukan aktifitas, baru bisa masuk unsur pidananya.

"Akan saya dalami lagi kasus ini. Mereka, PT tersebut baru melakukan aktifitas sekitar semingguan sebelum akhirnya mereka hentikan. Perbuatan melawan hukumnya kita perhatikan betul dan keterangan saksi ahli nantinya akan sangat membantu dalam kita menangani kasus ini secara profesional dan proporsional," pungkas Kombes Pol Ferry.

Baca Juga: Diapresiasi Masyarakat, Jaksa Agung RI : Hasil Survei Tentunya Dijadikan Motivasi

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X