Menyikapi Isu, Berbagai Pihak Menolak Pj Bupati yang Bukan Putra Asli Kampar

- Senin, 16 Mei 2022 | 11:57 WIB
Abdillah Datuk Abu Garang dari persukuan Melayu Tuo menggunakan baju adat warna hitam dan Koordinator MPP Berkelanjuta Kabupaten Kampar Zulfahmi. (Istimewa)
Abdillah Datuk Abu Garang dari persukuan Melayu Tuo menggunakan baju adat warna hitam dan Koordinator MPP Berkelanjuta Kabupaten Kampar Zulfahmi. (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Polemik isu Pj Bupati Kampar akan dijabat oleh Pj yang bukan putra daerah terus mendapat tanggapan keras dari ninik mamak dan masyarakat Kampar.

Salah satu ninik mamak dari Pantai Raja, Abdillah Datuk Abu Garang dari persukuan Melayu Tuo juga merasa kecewa jika isu yang beredar itu benar adanya.

Datuk Abu Garang mengatakan sebagai orang tua adat tentu menginginkan Pj Bupati Kampar itu dijabat oleh putra daerah asli kampar.

"Kami sebagai orang tua adat kalau bisa, yang kami inginkan bagaimanapun ceritanya, bagaimanapun caranya orang kampar lah yang menjabat Pj Bupati Kampar," ujarnya, Minggu (15/5).

Baca Juga: Tangis Haru Maulidtha Dewi, Poroleh Hadiah Umroh dari Berbelanja di Mini Market Syifa

Karena menurut dia, sudah beberapa kali Kampar di jabat oleh pemimpin yang bukan putra daerah pembangunan tidak terarah.

"Kita memiliki pimpinan yang bukan putra daerah, terasa sama kita pembangunan tidak ada yang sampai tempat kita," ujarnya.

"Kalau kita biarkan juga hal ini terjadi berarti kita setuju kampar ini dipimpin oleh pemimpin yang bukan berasal dari putra daerah kampar. Kami berharap kepada pemerintah dengan cara bagaimanapun agar Pj Bupati Kampar di jabat oleh putra kampar," pungkasnya.

Terpisah Koordinator Masyarakat Peduli Pembangunan (MPP) Berkelanjuta Kabupaten Kampar Zulfahmi menyikapi Isu Pj Bupati yang akan dijabat oleh putra yang bukan jati Kampar, menyatakan menolak jika isu itu benar adanya.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X