Polres Meranti Berhasil Amankan Sekaligus Pemusnahan Narkoba Jenis Sabu-sabu Seberat 1,2 Kg

- Rabu, 11 Mei 2022 | 15:59 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu (Istimewa)
Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu (Istimewa)


HALUANRIAU.CO, MERANTI - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,2 kilogram yang diamankan dari sebuah hotel di Jalan Tebingtinggi, Selatpanjang, Minggu (1/5/2022) sekira pukul 12:00 WIB.

Dalam penangkapan ini, Polres Kepulauan Meranti juga berhasil mengamankan seorang tersangka yang berperan sebagai kurir jaringan lintas daerah berinisial SL alias Udin (53) warga Kecamatan Meral, Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres Meranti, Rabu (11/5/2022). Hadir Bupati Kepulauan Meranti, H. Muhammad Adil; Perwakilan Kejari Meranti; Kalapas Selatpanjang; Tokoh masyarakat Serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul Lapawesean Tendri Guling SIk MH mengatakan pengungkapan  peredaran narkotika dalam jumlah besar itu berawal dari laporan warga yang mendapatkan informasi bahwa akan ada Narkoba jenis sabu-sabu yang akan masuk ke wilayah hukum Kepulauan Meranti.

Baca Juga: Kejari Kampar 'Menyerah' Usut Dugaan Korupsi Penyertaan Modal di PT Kamparicom

Dari laporan tersebut, pihak kepolisian lalu melakukan penyelidikan serta pengembangan untuk mengidentifikasi pelaku.

"Polres Kepulauan Meranti melakukan penyelidikan dan pengembangan selama 14 hari sebelum dilakukan penangkapan. Belum diketahui asal barangnya darimana, dari pengakuan  tersangka, Narkotika tersebut rencananya akan dibawa ke Tanjung Balai Karimun," ungkap Kapolres.

Selanjutnya Kapolres Andi Yul, menjelaskan dari hasil interogasi tersangka mengaku bekerja sendirian dan telah beberapa kali melakukan transaksi barang haram tersebut.

Beberapa kali dia mengaku berhasil lolos dan untuk yang ketiga kalinya baru berhasil kita amankan. Tersangka juga mengaku di upah uang sebesar Rp 70 juta perkilogram setiap kali mengantarkan sabu-sabu tersebut.

Dengan pengungkapan ini, polisi berhasil menyelamatkan sebanyak 18 ribu jiwa. adapun nilai total estimasi barang bukti yang dimusnahkan mencapai Rp1miliar lebih.

Baca Juga: Tidak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Riau Usai Libur Lebaran

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X