Buktikan Produktivitas Warga Binaan, Lapas Bangkinang Raih Peringkat Dua Nasional

- Selasa, 26 April 2022 | 01:27 WIB
Peternakan Ayam Potong Binaan Lapas Bangkinang (Amri/HRC)
Peternakan Ayam Potong Binaan Lapas Bangkinang (Amri/HRC)

HALUANRIAU.CO, BANGKINANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang meraih peringkat dua nasional dalam pegelaran akbar 'One Day, One Prison's Product' yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-58 Tahun.

Hasil rekapan omzet penjualan akhir menyatakan Lapas Kelas IIA Bangkinang Kanwil Kemenkumham Riau berada pada peringkat kedua Nasional, Senin (25/04).

Dalam rekapan akhir penjualan produk warga binaan ini, Lapas Kelas I Surabaya mendapatkan peringkat pertama dengan tingkat omset penjualan senilai Rp272.956.850,- disusul Lapas Kelas IIA Bangkinang pada peringkat kedua dengan omzet penjualan senilai Rp221.272.250,- dan Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak diurutan ketiga dengan omzet penjualan senilai Rp202.470.000,-.

Event bergengsi ini diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Indonesia.

Baca Juga: Hadapi Mudik dan Lebaran 1443 H, Wabup Husni Rakor Bersama Gubernur Riau

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang, Sutarno mengaku sangat mengapresiasi hasil akhir rekapan omzet penjualan produk WBP Lapas Bangkinang pada event ini.

"Apresiasi saya kepada jajaran yang mengerahkan seluruh potensinya dalam capaian ini, begitupun kepada wargabinaan Lapas Bangkinang yang telah membuktikan bahwa mereka dapat produktif ditengah keterbatasan ruang geraknya," kata Sutarno.

Sutarno memaparkan rincian perolehan omzet penjualan produk WBP Lapas Bangkinang pada Satuan Kerja (Satker) yang dipimpinnya.

"Untuk sumber omzet penjualan hasil warga binaan dari Lapas Bangkinang sendiri, berasal dari penjualan ayam potong, roti kayna, penjualan kopi barista dan handycraft," ujar Sutarno.

"Omzet penjualan tertinggi ada pada penjualan ayam potong sebesar Rp100.360.000,- lalu roti kayna senilai Rp49.314.250,- Kopi Barista senilai Rp71.323.000,- dan penjualan Handycraft senilai Rp275.000,-" pungkas Kalapas.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rendi Winata Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Kampar

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:46 WIB

Lapas Bangkinang Terima 12 Orang Tahanan Baru

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:47 WIB
X