Advokat Muda Indonesia Bergerak Bangkinang Somasi Pengacara Kondang Hotman Paris

- Selasa, 26 April 2022 | 01:12 WIB
Istimewa (Amri/HRC)
Istimewa (Amri/HRC)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Advokat Muda Indonesia Bergerak Bangkinang wilayah Hukum Kabupaten Kampar melayangkan somasi kepada pengacara kondang tanah air Hotman Paris Hutapea, Senin(25/4). Hal itu dipicu oleh pernyataan pengacara kondang itu yang menyatakan PERADI dibawah kepemimpinan Otto Hasibuan tidak sah.

Sebab, pernyataan Hotman Paris Hutapea itu diduga menimbulkan keresahan dan kegaduhan.

Koordinator Advokat Muda Indonesia Bangkinang Robbi Pebrika SH mengatakan bahwa Advokat Muda Indonesia Bergerak mengecam atas tindakan dan perilaku Hotman Paris Hutapea. Terkait pernyataan-pernyataan melalui sosial media pribadinya atas perseteruannya dengan Ketua Umum Peradi Prof. Dr. Otto Hasibuan yang bersifat meresahkan para Advokat Muda Indonesia.

"Sebagai publik figur yang memperkenalkan dirinya sebagai seorang Advokat, telah melakukan tindakan – tindakan yang senyatanya tidak menjaga wibawa dan tidak mencerminkan profesi advokat sebagaimana dalam kode etik ddvokat Indonesia yaitu advokat harus senantiasa menjunjung tinggi profesi advokat sebagai profesi terhormat (officium nobile)," ujar Robbi.

Baca Juga: Pabrik Kelapa Sawit Disegel, PT SIPP Pertanyakan Kebijakan KLHK

Dikatakan Robbi, memposting foto atau video yang tidak sesuai dengan marwah dan nilai seorang advokat dengan mempertontokan tindakan atau sikap dan perilaku menjadikan perempuan sebagai objek pertunjukan sehingga dapat menimbulkan persepsi bahwa seorang advokat bisa bertindak sewenang–wenang terhadap perempuan.

Selain itu, Hotman Paris Hutapea menyatakan jika PERADI dibawah Kepemimpinan Prof. DR. Otto Hasibuan adalah tidak sah dengan dasar adanya putusan MA No.997/K/Pdt/2022, merupakan pernyataan yang tidak seharusnya diutarakan karena bersifat tuduhan maupun persangkaan menyesatkan dan kebohongan karena tanpa adanya bukti valid yang merupakan perbuatan melawan hukum.

Mahkamah Agung didalam pernyataanya di media online menyatakan “Mahkamah Agung (MA) menegaskan status advokat dari perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) tidak terpengaruh dengan putusan MA Nomor 997 K/PDT/2022. Oleh sebat itu, advokat yang memegang kartu PERADI Otto Hasibuan tetap bisa bersidang seperti biasa. “Dalam Putusan MA masalahnya hanya menyangkut Anggaran Dasar Organisasi advokat. Sedangkan status advokat yang bersangkutan sertifikat advokatnya tetap berlaku.

"Tindakan – tindakan yang dilakukan Dr.Hotman Paris Hutapea sebagai orang yang memperkenalkan dirinya seorang advokat adalah tidak menunjukan seorang advokat yang menjunjung tinggi nilai Offucium Nobile. Melalui akun medsos mengenai tidak sahnya kartu Advokat yang diterbitkan oleh PERADI merupakan pencemaran nama baik kami sebagai Advokat, dan oleh karenanya telah melanggar pasal 27 ayat 3 UU ITE," kata Robbi.

"Tindakan dan pernyataan–pernyataan tersebut diatas telah nyata merupakan suatu perbuatan melawan hukum yang merugikan kami selaku advokat dalam menjalankan profesinya. Untuk itu kami Advokat Muda Indonesia Bergerak meminta kepada Hotman Paris Hutapea segera meminta maaf kepada seluruh anggota PERADI di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Otto Hasibuan melalui media cetak dan media elektronik selambat-lambatnya 3 hati sejak disampaikan somasi terbuka ini," sambungnya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lapas Bangkinang Terima 12 Orang Tahanan Baru

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:47 WIB
X