Jaksa Telaah Berkas Tersangka Dugaan Korupsi di bank bjb Cabang Pekanbaru

- Kamis, 21 April 2022 | 19:57 WIB
Logo Bank BJB
Logo Bank BJB

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kejaksaan Tinggi Riau telah menerima berkas perkara dugaan korupsi di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) Cabang Pekanbaru dengan tersangka Arif Budiman alias Arif Palembang. Saat ini, berkas perkaranya tengah diteliti Jaksa.

Pengusutan perkara dilakukan penyidik pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/498/XII/2021/SPKT/RIAU tanggal 9 Desember 2021. Atas hal itu, penyidik menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (SPDP) pada 13 Desember 2021.

Penyidik lalu menerbitkan Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka pada 4 April 2022 yang lalu, atas nama Arif Budiman. Dia merupakan debitur di bank tersebut.

Dalam proses penyidikan, sebanyak 25 orang saksi telah diperiksa. Di antaranya, 15 saksi dari pihak bank, 4 orang saksi dari Kontraktor Sah, 3 saksi dari pihak Sekretariat DPRD Riau, 1 saksi dari Disdik Kuansing, 5 saksi dari pihak yang melalukan penarikan atau pencairan cek, serta saksi Ahli sebanyak 3 orang.

Baca Juga: Sambangi Desa Bukit Batu, Bupati Bengkalis Sebut Pihaknya Anggarkan Dana Peningkatan Infrasruktur Jalan

Selain itu, penyidik juga telah mengantongi hasil audit kerugian negara senilai Rp7.233.091.582, dan mengamankan sejumlah barang bukti. Selanjutnya, penyidik melimpahkan berkas perkara Arif Budiman ke Kejaksaan.

"Berkas sudah diterima (Rabu) kemarin," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muhammad Rasyid, Kamis (21/4).

Saat ini, kata M Rasyid, Jaksa Peneliti tengah menelaah kelengkapan syarat formil dan materil perkara. Dalam beberapa hari ke depan, Jaksa Peneliti akan menentukan sikap.

"Ada waktu 14 hari untuk menentukan sikap terkait kelengkapan formil dan materil," sebut Kasi E Bidang Intelijen Kejati Riau itu.

"Jika lengkap, akan dinyatakan P-21. Jika belum, berkas perkara akan dikembalikan ke penyidik disertai petunjuk atau P-19," pungkas M Rasyid.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X