Tak Terima Ditegur, Seorang Siswa di Kuansing Hanguskan Gedung Sekolah dan Mencoba Bakar Guru Sendiri

- Kamis, 14 April 2022 | 18:51 WIB
AW (15), siswa sekaligus pelaku pembakaran Gedung SMPN 1 Kuantan Hilir  Kabupaten Kuantan Singingi  (Yendri/HRC)
AW (15), siswa sekaligus pelaku pembakaran Gedung SMPN 1 Kuantan Hilir Kabupaten Kuantan Singingi (Yendri/HRC)

HALUANRIAU.CO - KUANTAN SINGINGIPolres Kuansing menetapkan seorang Siswa laki-laki berinisial AW (15), menjadi Tersangka Pelaku Pembakaran Gedung SMPN 1 Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Rabu (13/04/2022).

Kepada wartawan, Kapolres Kuansing, AKBP Rendra Oktha Dinata, SIK M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Boy Marudut Tua, SH, dalam keterangan tertulisnya mengatakan kejadian kebakaran gedung SMPN 1 Kuantan Hilir tersebut bermula pada hari Selasa tanggal 12 April 2022 sekitar jam 10.00 WIB. Tersangka inisial  AW (15 tahun) ditegur oleh guru bernama Asman dikarenakan Tersangka kedapatan makan diruang kelas 7.5 SMPN 1 Kuantan Hilir.

Saat  mempergoki Tersangka sedang makan di Sekolah saat Bulan Suci Ramadhan, salah seorang guru yang bernama A menegurnya dengan mengatakan "Seenak perut kau saja disekolah ini, lebih baik kau tak sekolah, pulang sajalah," kata Asman menegur muridnya itu.

Kemudian kata Kasat, menurut pengakuan Tersangka  AW pada malam harinya Tersangka  menonton film action tentang pembakaran gedung, kemudian timbul niat Tersangka AW untuk membalas dendam kepada guru yang menegurnya itu.

Baca Juga: Datangi Pondok Panti As-Syamsiah, Kejari Inhu Salurkan Infak Bantu Anak Yatim

Keesokan harinya Rabu tanggal 13 April 2022, sebelum berangkat sekolah Tersangka AW memasukkan patahan obat nyamuk bakar kedalam sakunya. Setelah itu Tersangka berangkat ke sekolah, namun ditengah jalan Tersangka mengisi sepeda motornya dengan bahan bakar jenis Pertalite sebanyak 1 liter dan membeli 1 kotak korek api, lalu kembali melanjutkan perjalanan ke sekolah.

Setibanya disekolah, Tersangka AW melihat kantong plastik didalan tong sampah kemudian Tersangka AW ini memasukkan BBM kedalam plastik dengan cara membuka karbulator, selanjutnya Tersangka AW naik ke kelas 7.5 dan menyiramkan bbm tersebut ke kursi dan meja yang ada didalam kelas.

Plastik bekas bbm tersebut diletakkannya diatas meja selanjutnya Tersangka AW membakar obat nyamuk bakar dan meletakkannya diatas plastik tersebut dan Tersangka AW  mengikuti pelajaran sekolah dikelas 7.2," terang Kasat Reskrim Polres Kuansing.

Tak lama kemudian sekitar 1 jam ada siswa berteriak kebakaran kemudian guru-guru berusaha memadamkan api tersebut, dan seluruh murid dikumpulkan guru untuk menanyakan siapa yang melakukan pembakaran namun tidak ada yang mengaku. Kemudian guru melihat dari cctv dan diketahui bahwa sekitar 07.00 WIB, Tersangka AW bersama temannya duduk didepan kelas yang terbakar, kemudian guru melakukan interogasi terhadap kedua murid dan salah seorang murid inisial R mengatakan bahwa pelaku pembakaran tersebut adalah AW.

Baca Juga: Mau Mengikuti Rekrutmen FHCI? Perhatikan Jenis SKCK yang Dibutuhkan agar Tidak Salah

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X