23 Hari Jelang Bulan Suci Ramadhan, Harga-Harga Bahan Pokok di Kuansing Alami Kenaikan

- Kamis, 10 Maret 2022 | 21:30 WIB
Istimewa (Yendri/HRC)
Istimewa (Yendri/HRC)

HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI - Meski bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah tahun 2022 masehi diperkirakan 23 hari lagi namun harga sembilan bahan pokok (sembako) meroket naik.

Misalnya saja harga cabe keriting di pasaran naik hingga 50 persen dari harga biasa. Dimana harga normal cabe keriting biasa nya dijual dengan kisaran harga 25 ribu hingga 30 ribu per-kilogram, namun saat ini naik hingga 60 ribu per-kilogram.

Naik nya harga cabe, tentu menjadi luka mendalam bagi ibu rumah tangga, karena bukan saja harga cabe, harga bawang merah pun melonjak naik hingga 30 persen dari harga normal.

Sebelumnya, harga bawang merah berkisar 30 ribu hingga 32 ribu per-kilogram, namun saat ini harga bawang merah naik hingga 45 ribu per-kilogram.

Baca Juga: Melalui Program Jaksa Menyapa, Kejari Sosialisasi Kegiatan Pengamanan Pembangunan Strategis di Kota Pekanbaru

Ibu Nining misalnya, dirinya sangat prihatin dengan harga sejumlah bahan pokok saat ini, terlagi dengan sulitnya ekonomi saat ini ditambah dengan naik nya sejumlah kebutuhan, bahkan katanya, kebutuhan anak bersekolah dengan cara belajar dari rumah (daring) yang harus di penuhi, jika tidak anak anak tidak bisa menerima pendidikan.

"Ekonomi saat ini sulit, ditambah lagi dengan naiknya kebutuhan sehari hari seperti sembako, belum lagi kebutuhan anak bersekolah," ujar ibu nining salah seorang ibu rumah tangga yang di jumpai haluanriau.co dipasaran Kamis (10/03/2022).

Namun katanya, seharusnya pemerintah mencarikan solusi ini, dimana bukan hanya kebutuhan itu saja, ditambah lagi sulitnya mendapatkan minyak goreng, dijual dengan harga tinggi di warung biasa, namun jika kita antri untuk mendapatkan di ritel ritel yang di subsidi pemerintah, kita juga tidak kebagian.

"Antripun, tentu tidak mungkin setiap hari, karena kita juga harus mengais rezeki, ini lah yang harus di pikirkan pemerintah, bukan malah bersiteruh  dengan memikirkan kepentingan kepentingan nya sendiri," tutup Ibu Nining

Baca Juga: Cegah Perkara Anak di Kota Layak Anak, Ini yang Dilakukan Kejaksaan Negeri Siak

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X