Lakukan Curas, Perkosa dan Bunuh Honorer Samsat Perawang, Riki Afriandi Dituntut Seumur Hidup

- Selasa, 8 Maret 2022 | 19:49 WIB
Kasi Pidum Kejari Siak, Senopati membacakan tuntutan terhadap terdakwa Riki Afriandi (Dodi/HRC)
Kasi Pidum Kejari Siak, Senopati membacakan tuntutan terhadap terdakwa Riki Afriandi (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, SIAK - Riki Afriandi nekat melakukan pencurian dengan kekerasan. Selain itu, dia juga memperkosa dan membunuh korban yang tak lain adalah tetangganya sendiri yang bekerja sebagai Honorer di Samsat Perawang. Atas perbuatan sadisnya itu, Riki dituntut pidana seumur hidup.

Peristiwa nahas yang menimpa korban Novi Yunalisa itu terjadi pada Jumat, 15 Oktober 2021 lalu di Jalan Hang Jebat Gang Melati, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Kejadian itu bermula saat Riki masuk ke rumah kontrakan korban dan ingin mengambil sesuatu barang.

Namun saat itu aksinya diketahui korban. Melihat hal itu, Riki langsung mencekik dan melakukan pembunuhan terhadap korban dengan menggunakan sebilah pisau. Tidak sampai di situ, Riki juga memperkosa korban yang sudah tidak bernyawa lagi tersebut.

Selanjutnya, Riki menggondol sepeda motor milik korban dan menjualnya. Hasil kejahatan itu digunakan Riki untuk kebutuhannya sehari-hari.

Baca Juga: Newcastle United 'Buka Pembicaraan' Boyong Mantan Bintang Chelsea, Eden Hazard dari Real Madrid

Atas hal itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengganjar perbuatan Riki dengan pidana seumur hidup. Pembacaan tuntutan itu dilakukan pada sidang yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Siak, Selasa (8/3).

"Tuntutan dibacakan di hadapan majelis hakim, dan Penasehat Hukum terdakwa. Terdakwa sendiri berada di rutan," ujar Kepala Kejaksaaan Negeri (Kajari) Siak, Darmabella Timbasz saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Senopati, Selasa (8/3).

Dalam tuntutannya, Senopati yang juga bertindak sebagai JPU, menyatakan perbuatan terdakwa terbukti bersalah langgar Pasal 340 dan Pasal 365 ayat (3) dan Pasal 286 KUHP, dan Pasal 339 KUHP dan Pasal 286 KUHP.

"Menghukum terdakwa dengan pidana seumur hidup," tegas Jaksa yang akrab disapa Seno itu.

Seno berharap, majelis hakim sepakat dengan tuntutan pihaknya. Dimana sidang vonis akan diagendakan dalam waktu dekat.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X