Soal Pernyataan Menag Yaqut, Firmansyah: Pelecehan Syiar Agama

- Selasa, 1 Maret 2022 | 16:25 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas (Dok. Kemenag)
Menag Yaqut Cholil Qoumas (Dok. Kemenag)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Ucapan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas hingga saat ini masih menjadi perbincangan, beberapa waktu lalu sempat memberi pernyataan yang diduga membandingkan penggunaan toa saat azan dengan gonggongan anjing.

Sekilas tentu pernyataannya itu membuat umat muslim sontak marah dan mengecam apa yang telah diucapkannya itu saat jumpa pers di Kediaman Gubernur Riau beberapa waktu lalu.

Tak lupa pula, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru dari Fraksi PKS Firmansyah turut mengecam pernyataan sang menteri tersebut.

"Menyamakan suara azan dengan kebisingan gonggongan anjing ini adalah suatu pelecehan terhadap salah satu syiar agama, dalam hal ini tentunya agama islam," tegas Firmasnsyah, Senin (28/2).

Baca Juga: Dishub Pekanbaru Bakal Siapkan Sekenario Naikan Tarif Parkir Pinggir Jalan  

Firman hanya tidak terima dengan pernyataan itu, namun dirinya mendukung aturan pengeras suara di masjid dan musala yang tertuang dalam SE Menag Nomor 5/2022.

"Ya, kita melihat disana (SE Menag) ada hal kebaikan dan manfaat yang bisa diambil. Diantaranya adalah untuk menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Tapi kalau menganalogikan suara azan dengan anjing itu ya tidak pantas. Tidak elok lah mengumpamakan azan dengan gonggongan anjing," paparnya.

Firmansyah menilai perumpamaan yang diungkap oleh Menag Yaqut sangat tidak pantas. Menurutnya, argumentasi tersebut adalah gambaran alam bawah sadar pemikiran beliau, yang mana sangat berpengaruh besar sehingga memicu gelombang kritikan dari berbagai pihak.

"Jadi lisan itu adalah cerminan hati. Kita sangat menyayangkan pernyataan beliau ini. Apalagi dengan kapasitas beliau sebagai Seorang Menteri Agama itu seharusnya justru meninggikan nilai-nilai agama," singkatnya.

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X