Sikapi Aksi Demo Produsen Petani Iyo Basamo, Asep Ruhiyat: Kami Akan Memproses ke Ranah Pidana

- Minggu, 13 Februari 2022 | 12:49 WIB
Asep Ruhiyat, kuasa hukum Hermayalis (Amri/HRC)
Asep Ruhiyat, kuasa hukum Hermayalis (Amri/HRC)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Minyakapi aksi demo yang dilakukan Produsen Petani Iyo Basamo, Ninik Namak dan juga sebagian dari masyarakat Desa Terantang, Kecamatan Tambang di PN Bangkinang Kamis (10/2) lalu. Hermayalis melalui Kuasa Hukumnya Asep Ruhiyat menyampaikan akan memproses ke ranah pidana karna tidak terima kliennya disebut mencuri buah sawit selama 4 bulan.

"Dalam hal ini kami akan memproses ke ranah pidana degan menyebutkan tangkap Hermayalis yang telah mencuri buah sawit selama 4 bulan. Ini tuduhan yg tidak berdasar dan sudah mencemarkan nama baik beliau (Ketua Koperasi IYo Basmo Hermayalis-red) kata Asep Ruhiyat, pada halaunriau.co Sabtu, (12/2).

Karena sebut Asep, faktanya sudah jelas saksi Eni dari Dinas Koprasi menerangkan bahwa sesuai degan akta 99 yang di akui oleh Dinas Koprasi, Hermayalis sebagai Ketua, sedangkan nama Yuslianti dan Nurman tidak terdaftar.

Baca Juga: Quatrick Febri Antar SIWO Riau Cukur Jawa Barat di Piala Gibran

Dan keterangan Nurman di persidangan juga menerangkan bahwa yang berjuang untuk Produsen Petani Iyo Basamo adalah Hermayalis dan dirinya tidak ikut berjuang begitu juga Yuslianti.

"Ini fakta persidangan jadi kami bermohon kepada majlis hakim jagan di interpensi degan fitnah-fitnah seperti itu. Semoga di putus yang seadil-adilnya," ujar Asep Ruhiyat.

"Sudah jelas mereka bukan anggota koprasi ingin merebut kekuasaan dengan mengatas namakan koprasi lucu juga," ucap Asep Ruhiyat sambil senyum.

Diketahui saat ini Koperasi di Desa Terantang ada dualisme yaitu Koperasi Iyo Basamo yang diketuai Hermayalis, kepengurusan koperasi ini diketahui sudah lama.

Kemudian Produsen Petani Iyo Basamo diketui oleh Yuslianti, dari informasi yang dihimpun kepengurusan koperasi ini terbentuk pada tahun 2021 lalu.

Terbentuknya pengurus Produsen Petani Iyo Basamo menurut pihak Hermayalis,  terjadi di saat Hermayalis menghadapi persoalan pidana. Kemudian ada sekelompok orang yang bukan anggota Koperasi Iyo Basamo melakukan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) dari hasil rapat itu menghasilkan pengurus koperasi yang ilegal.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rendi Winata Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Kampar

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:46 WIB

Lapas Bangkinang Terima 12 Orang Tahanan Baru

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:47 WIB
X