Lapas Bangkinang Bangun Kolam Filter Pengolahan Air Limbah

- Kamis, 10 Februari 2022 | 23:51 WIB
Istimewa (Amri/HRC)
Istimewa (Amri/HRC)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang membangun kolam pengolahan air limbah sebagai antisipasi awal menunggu konfirmasi dan tindak lanjut pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dari pihak Pemerintah Kabupaten Kampar.

Hal itu dilakuakan pihak Lapas, dalam upaya meningkatkan layanannya kepada masyarakat, tidak hanya memperhatikan fasilitas layanan yang ada didalam perkantoran saja. Namun Lapas Bangkinang juga turut memperhatikan lingkungan area sekitar Lapas yang merupakan lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Selain itu juga untuk mengantisipasi adanya keluhan dari masyarakat sekitar, lapas terhadap limbah buangan air mandi wargabinaan Lapas Bangkinang.

"Kita telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kampar untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar masyarakat disekitar Lapas tidak merasakan dampak dari pembuangan air limbah yang berasal dari buangan air mandi wargabinaan Lapas Bangkinang," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas  IIA Bangkinang, Sutarno, Kamis (10/2).

Baca Juga: Sidang Dugaan Pencabulan Oknum Dekan Fisip Unti Nonaktif, Korban Diminta Peragakan Perbuatan Syafri Harto

“Saat ini Lapas Bangkinang tengah menunggu konfirmasi dan tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Kampar untuk pembuatan IPAL di Lapas,” sambung Sutarno.

Kalapas memaparkan, kolam pengolahan air limbah ini akan dilengkapi tiga kali penyaringan (Filter), dengan tujuan agar air limbah yang berasal dari buangan air mandi wargabinaan Lapas itu dapat tersaring dengan baik, yang nantinya akan diteruskan pada aliran sungai sekitar Lapas.

“Petugas kami telah menyusuri kemana arah aliran akhir dari pembuangan air limbah yang berasal dari buangan air mandi wargabinaan. Ternyata air limbah tersebut berakhir pada muara sungai yang ada di sekitar Lapas Bangkinang,” kata Kalapas.

“Dengan adanya kolam filter ini, kami berharap dapat melakukan upaya deteksi dini dan sebagai wujud antisipasi munculnya keluhan dari masyarakat sekitar dari pembuangan air mandi wargabinaan kami,” tuturnya.

Baca Juga: Warga Desa Penyasawan Geger Dengan Penemuan Pria Gantung Diri di Pohon Karet

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lapas Bangkinang Terima 12 Orang Tahanan Baru

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:47 WIB
X