Wakil Ketua DPRD Kuansing Sebut Perbedaan Pendapat di Pemerintahan adalah Hal yang Biasa

- Selasa, 8 Februari 2022 | 12:32 WIB
Juprizal Waka II DPRD Kuantan Singingi (Yendri/HRC)
Juprizal Waka II DPRD Kuantan Singingi (Yendri/HRC)

HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI - Dalam memajukan Kabupaten Kuantan Singingi agar menjadi baik kedepannya, berbagai perdebatan dan beda pendapat itu adalah hal yang biasa terjadi.

Hal itu dikatakan Wakil Kepala (Waka) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuantan Singingi, Juprizal Selasa (08/02/2021) Siang di Teluk Kuantan.

"Berbagai perdebatan itu hal yang biasa, kritikan tersebut kan sifatnya membangun, demi kemajuan Kuansing kedepan," terang Juprizal.

Hal itu berawal dari kritikan Ketua Komisi III DPRD Kuantan Singingi Fraksi Golkar Romi Alfisah Putra saat rapat paripurna agenda penyampaian laporan hasil kegiatan reses anggota DPRD Kuansing masa sidang ke-III tahun 2021 Senin kemarin.

Baca Juga: Majelis Ulama Indonesia Sebut Ka'bah Metaverse Tidak Bisa Untuk Berhaji, Namun Bisa Untuk Manasik

Romi mengatakan bahwa banyak aspirasi yang harus ditampung pihaknya serta visi misi yang harus dicapai untuk ditahun 2023 mendatang.

Di samping itu, Ketua Komisi III tersebut juga mempersoalkan tempat duduk Sekretaris Daerah (Sekda) Kuantan Singingi Dedy Sambudi yang menempati kursi Plt Bupati Suhardiman Amby saat paripurna tersebut, Menurut Romi seharusnya Sekda duduk mewakili Plt Bupati dan duduk di tempat duduk wakil Bupati.

"Persoalan itu adalah persoalan biasa, terkait Bapak Sekda menempati tempat duduk Bupati kan beliau mewakili Bupati," ucap Wakil Ketua II DPRD Kuantan Singingi.

Kendati demikian, ucap Juprizal, dalam paripurna tersebut mereka kan menyampaikan unek-unek yang ada, jika sudah tersampaikan tentu semua akan kembali plong.

"Semua itu wajar, mereka kan menyampaikan unek-unek, setelah tersampaikan tentu tidak ada beban lagi, dan kembali plong," jelas Juprizal.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X