Miliki 9 Paket Sabu Diduga untuk Diedarkan, Seorang Ibu Muda Diringkus Polisi

- Kamis, 3 Februari 2022 | 22:15 WIB
Ibu muda berinisial DI ditangkap atas kasus narkoba (Amri/HRC)
Ibu muda berinisial DI ditangkap atas kasus narkoba (Amri/HRC)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Kepolisian Resor (Polres) Kampar menangkap seorang ibu rumah tangga inisial DI alias D (26) warga Desa Tambang, Kecamatan Tambang, Kampar. Ibu muda itu ditangkap pihak kepolisian karena diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

"Dari pelaku ditemukan barang bukti berupa, 9 paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening dengan berat bruto 31.66 gram. Kemudian 1 unit timbangan digital, 2 unit hp merek Vivo dan Samsung yang digunakan pelaku, serta barang bukti lainnya," ujar Kasatres Narkoba Polres Kampar, AKP Daren Maysar, Kamis (3/2).

AKP Daren mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal pada Senin malam (31/1/2022) sekitar pukul 23.20 WIB. Team Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar dipimpin oleh KBO Narkoba, Iptu Edi Candra, melakukan pengembangan ungkap kasus dari penangkapan FF sebelumnya, saat diintrograsi pelaku FF mengakui bahwa dirinya ada menyerahkan narkotika jenis sabu kepada DI alias D.

Dari hasil introgasi, Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Kampar langsung melakukan penyelidikan dimana keberadaan pelaku serta melakukan penangkapan terhadap 1 orang perempuan yang dicurigai yaitu DI alias D di rumahnya.

Baca Juga: Ibu Rumah Tangga di Rohil Peralat Anaknya Jadi Kurir Narkoba

Selanjutnya Tim Opsnal Satresnarkoba melakukan penggeledahan di rumahnya yang didampingi aparat setempat ditemukan 9 paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik putih bening didalam plastik keresek warna hitam.

Saat diinterogasi, tersangka DI alias D ini mengakui bahwa narkotika tersebut adalah miliknya yang didapat dari F.

"Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar AKP Daren.

"Pelaku akan dijerat dengan pasal Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI No.35 Tahun 2009.Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun," pungkasnya.

Baca Juga: Kembali Ditemukan 1 Kasus Positif Omicron, 143 Kasus Terindikasi Probable Imicron

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rendi Winata Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Kampar

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:46 WIB

Lapas Bangkinang Terima 12 Orang Tahanan Baru

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:47 WIB
X