Kalapas Bangkinang Wisudakan 16 Orang Warga Binaan Santri At-Taubah, Tiga Diantara Lulus Predikat Cumlaude

- Rabu, 2 Februari 2022 | 15:09 WIB
 (Dodi/HRC)
(Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bangkinang Kelas IIA menghatarkan sebanyak 16 orang wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan Tahfidz Al-Qur’an Juz 30.

Hal itu merupakan keberhasilan Lapas Bangkinang dalam kegiatan pembinaan kerohanian yang telah diprogramkan.

Kegiatan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Juz 30 itu diselenggarakan di Mesjid At-Taubah Lapas Bangkinang, Senin (31/2022) kemarin. Adapun hasil wisuda tersebut, menghasilkan 3 orang lulusan berpredikat Cumlaude, 3 orang lulusan berpredikat sangat memuaskan dan 10 orang lulusan berpredikat Baik.

Kalapas Kelas IIA Bangkinang, Sutarno mengatakan wisuda Tahfidz Al-Qur’an Juz 30 ini merupakan wisuda yang kedua kalinya dilaksanakan di Lapas Bangkinang dalam evaluasi tahunan kegiatan santri At-Taubah Tahun 2021.

Baca Juga: Kembali Mangkir dalam Perkara Korupsi di RSUD Bangkinang, Ketua KONI Kampar Bakal Berstatus Buron

Sekaligus memberikan penghargaan berupa piala dan sertifikat kepada para pemenang lomba dengan kategori Tahfidz Al-Qur’an Juz 30, hafalan hadits, hafalan tauhid iktiqad 50, Imam, dzikir, do'a dan adzan, serta pidato dan juga perlombaan shalawat.

Selain perlombaan dalam bidang keagamaan, kata kalapas, dalam evaluasi tahunan kegiatan santri At-Taubah tahun 2021 ini juga ada perlombakan dibidang olahraga, seperti futsal, volley, tenis meja dan badminton.

"Kita sangat bangga dengan adanya wargabinaan santri yang mampu menjadi Tahfidz Al-Qur’an Juz 30 serta mampu memberi contoh dan teladan positif kepada wargabinaan lainnya," kata Sutarno.

Ia berharap, kepada warga binaan untuk dapat mengembangkan lagi ilmu keagamaannya, khususnya dalam menghafal Al-Quran. Ia juga berpeaan agar warga binaan yang dibinannya mampu menjadi contoh dan teladan dimasyarakat  ketika sudah bebas menjalani masa hukuman.

“Prestasi yang telah mampu saudara torehkan di Lapas Bangkinang, tentunya harus di aplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat diluar nantinya," ujarnya.

Setiap harinya sebut Sutarno, sebanyak 72 orang santri mengikuti program pembinaan kerohanian agama Islam yang mempelajari dan memperdalam hukum bacaan tajwid, ilmu fiqih dan tahfidz Al-Qur’an.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rendi Winata Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Kampar

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:46 WIB

Lapas Bangkinang Terima 12 Orang Tahanan Baru

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:47 WIB
X