Aski Demo Ditunggangi Politisi IA, Ternyata Aliansi Mahasiswa Pekanbaru Tak Punya Bukti Tuntutan

- Kamis, 27 Januari 2022 | 10:08 WIB
Ilustrasi demonstrasi. (Freepik/makyzz)
Ilustrasi demonstrasi. (Freepik/makyzz)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Koordinator Aliansi Mahasiswa Pekanbaru (AMP), Muhammad Ikrom, merasa dijebak oleh salah satu oknum Politisi berinisial IA saat melakukan aksi demo bersama rekan-rekan nya di Pekanbaru.

Ikrom bercerita, sebelum aksi ini terjadi, Ikrom dan teman-teman nya ditemui oleh salah seorang yang baru dikenal. Pertemuan Ikrom pertama dengan orang tersebut terjadi di SDN 1 Pekanbaru saat aksi damai untuk memperjuangkan hak pendidikan di SDN 1 Pekanbaru yang diduga ingin di alihfungsikan menjadi pasar.

"Orang itu mengajak saya bergabung bersama melakukan aksi damai dugaan tindak pidana korupsi Sekretariat DPRD kota Pekanbaru di Kejari, karena menghargai senior dan tujuan awal adalah gerakan murni," kata Ikrom, kepada awak media, saat digelar konferensi pers di salah satu kafe Jalan Gatot Subroto Pekanbaru, Rabu (26/1/2022) pagi.

Saat digelar aksi, Ikrom dan teman-teman menyebutkan jika aksi demo dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Pekanbaru tersebut hanya indikasi karena tidak ada bukti-bukti serta dasar yang cukup tentang aksi dugaan-dugaan yang disebutkan.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Pekanbaru Masih Dijual Rp20 Ribu

"Tidak ada bukti-bukti yang menetapkan (dugaan korupsi,red) saat aksi demo itu. Itu hanya sebuah pernyataan sikap saja, baik aksi demo yang dilakukan minggu pertama maupun minggu kedua. Dan kami tegaskan itu hanya kepentingan Politisi inisial IA yang sengaja dibuat untuk menggiring opini masyarakat," ujar Ikrom.

Belakangan, Ikrom dan seluruh elemen mahasiswa dalam penelusurannya mengetahui jika aksi demo itu adalah 'pesanan' dari Politisi berinisial IA. Mereka digiring-giring dan dibawa dengan tujuan membela kepentingan politisi inisial IA di Pekanbaru.

"Paska aksi banyak informasi yang masuk bahwa aksi itu bukan gerakan murni melainkan gerakan kepentingan dari salah satu Politisi di Pekanbaru berinisial IA," cetusnya.

Bahkan, aksi-aksi demo dan penggiringan opini itu sengaja dipesan oleh Politisi berinisial IA, untuk membakar amarah masyarakat Pekanbaru.

"Kami terjebak dalam kebusukan oknum elite politik itu, karena ketidaktahuan kami akan hal itu, kami aliansi mahasiswa pekanbaru menarik diri dari barisan dan tidak mau lagi di akomodir oleh Politisi inisial IA itu," jelasnya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berkas Perkara Annas Maamun Telah di Pengadilan

Kamis, 12 Mei 2022 | 15:45 WIB
X