Sejumlah Sekolah di Kabupaten Kuansing Kembali Menjual LKS

- Jumat, 14 Januari 2022 | 18:57 WIB
Penjualan LKS oleh pihak sekolah terjadi di Kuantan Singingi (Istimewa/Yendri)
Penjualan LKS oleh pihak sekolah terjadi di Kuantan Singingi (Istimewa/Yendri)

HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI - Awal tahun 2022 Sekolah di Kabupaten Kuantan Singingi kembali melaksanakan jual beli buku Lembaran Kerja Siswa (LKS) di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.

Hal itu terpantau oleh Haluanriau.co dengan banyaknya keluhan orang tua murid Jumat (14/01/2022) siang.

"Kembali Sekolah laksanakan jual beli LKS, dan kami kembali diingatkan selalu orang tua murid untuk membayar uang LKS tersebut," ujar orang tua murid yang enggan disebutkan identitasnya.

Padahal, larangan tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah yakni satuan pendidikan dan guru dilarang menjual atau memungut biaya buku dan LKS kepada siswa seperti yang tertuang di dalam Peraturan Pemerintah No 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan pada Pasal 181 huruf a.

Baca Juga: Gempa Banten: Sejumlah Rumah Rusak, Namun Tak Ada Korban Jiwa

Sebagaimana dibunyikan, pendidik dan tenaga kependidikan, baik perorangan maupun kolektif dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan.

Namun hal ini tidak diindahkan pihak sekolah yang ada di Kuantan Singingi. Meski sudah ada larangan, tetap saja praktik jual beli LKS tetap terlaksana dengan tumbuh subur dan menjamur.

"Seharusnya dinas pendidikan lebih tegas memberikan sanksi, bukan hanya sekedar himbauan," ujar orang tua murid.

Akan hal itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kuantan Singingi H Masrul Hakim saat dikonfirmasi Haluanriau.co melalui pesan via WhatsApp tidak memberikan tanggapan terkait penjualan LKS masih saja terjadi awal tahun 2022 di satuan Pendidikan.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X