Terlibat Pungli Pengurusan Surat Tanah, Seorang Kades di Rohul dan Dua Bawahannya Segera Disidang

- Jumat, 14 Januari 2022 | 16:19 WIB
Pelimpahan berkas perkara dugaan pungli pengurusan surat tanah (Dodi/HRC)
Pelimpahan berkas perkara dugaan pungli pengurusan surat tanah (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Tak lama lagi Kepala Desa Rokan Timur, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu akan menjalani persidangan. Dia tak sendiri, melainkan bersama Sukron dan Priadi.

Ketiganya merupakan pesakitan dalam perkara dugaan korupsi pungutan liar pembuatan Surat Keterangan Riwayat Tanah (SKRT) dan Surat Keterangan Ganti Kerugian (SKGR) di desa tersebut. Pengungkapan perkara ini dilakukan Satreskrim Polres Rohul.

Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21, penyidik kemudian melimpahkan para tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul. Tahap II itu dilakukan pada Kamis (13/4) kemarin.

JPU kemudian menyiapkan surat dakwaan terhadap ketiganya. Selanjutnya, berkas perkara para tersangka dilimpahkan ke pengadilan.

Baca Juga: Stok Vaksin Tersisa 2.000 Dosis, Dinkes Pekanbaru Ajukan Tambahan ke Pusat

"Benar, tadi berkas perkara tiga tersangka dugaan pungli pengurusan surat tanah di Desa Rokan Timur telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru," ujar Kepala Kejari (Kajari) Rohul Pri Wijeksono melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Ari Supandi, Jumat (14/1).

Dikatakan Ari, pelimpahan berkas perkara itu dilakukan Tim JPU yang dipimpin Doni Saputra selaku Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Rohul. Dengan telah dilimpahkannya berkas perkara, Tim JPU selanjutnya menunggu penetapan majelis hakim yang akan memeriksa dan mengadili perkara tersebut.

"Majelis hakim nantinya yang akan menetapkan jadwal sidang perdana," pungkas Ari Supandi.

Diketahui, Kades Rokan Timur, Soewardi Soeryaningrat ditangkap karena diduga melakukan pungli total Rp20 juta kepada masyarakat. Uang itu berasal dari biaya pembuatan SKRT dan SKGR pada lahan sebanyak 10 persil yang masing-masing persil diminta Rp2 juta.

Pengungkapan itu dilakukan dalam sebuah operasi tangkap tangan terhadap Kades Soewardi dan Kepala Urusan (Kaur) Tata Usaha, Sukron setelah mendapatkan laporan dari para korban.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

22 Atlet PBVSI Rohul Siap Ikuti Porda Riau 2022

Minggu, 19 Juni 2022 | 17:56 WIB

RKPD Rohul Tahun 2023 Memasuki Tahap Finalisasi

Minggu, 19 Juni 2022 | 16:46 WIB
X