Penyuap Mantan Lurah Tirta Siak Harus Ditersangkakan

- Kamis, 6 Januari 2022 | 17:20 WIB
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Agung Irawan (Istimewa)
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Agung Irawan (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Mantan Lurah Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Aris Nardi telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi berupa menerima suap pengurusan surat tanah. Sementara itu, pihak pemberi suap diketahui belum tersentuh hukum.

Perkara tersebut ditangani Penyidik Unit Tipikor pada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota Pekanbaru (Polresta) Pekanbaru.

Aris Nardi ditangkap pada Rabu, 22 September 2021 lalu. Sebelum Aris ditangkap, polisi lebih dulu mengamankan orang kepercayaan sang lurah yang bertugas mengambil uang dari masyarakat. Pengungkapan ini diduga terkait dengan masalah pengurusan tanah.

Salah seorang korban mengaku bahwa dirinya dimintai uang sejumlah Rp3,5 juta untuk pengurusan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) tanah. Namun ia hanya menyanggupi Rp3 juta.

Korban lantas membuat janji dengan perempuan yang disebut-sebut merupakan orang kepercayaan sang lurah, dan bertugas untuk mengambil uang dari korban.

Baca Juga: Pekanbaru Masuk Pilot Project E-KTP Digital dengan QR Code

Namun tiba-tiba, aparat kepolisian datang dan menangkap orang kepercayaan Aris Nardi itu. Setelah itu, baru polisi menangkap oknum lurah tersebut.

Penyidik kemudian memulai penyidikan. Tepatnya satu pekan setelah pengungkapan itu, penyidik kemudian menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan dikirimkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. Atas SPDP itu, ditunjuklah beberapa orang Jaksa sebagai Penuntut Umum yang akan mengikuti perkembangan proses penyidikan.

Pada medio Oktober 2021, Jaksa menerima berkas perkara tersebut. Dari penelaahan yang dilakukan, Jaksa menyatakan berkas perkara belum lengkap. Untuk itu, berkas dikembalikan ke penyidik disertai petunjuk.

Atas P-19 itu, penyidik kembali berupaya melengkapi berkas perkara Aris Nardi. Yakin telah lengkap, penyidik kembali melimpahkan berkas perkara ke Jaksa.

Atas kondisi itu, Jaksa kembali melakukan penelaahan. Lagi-lagi, Jaksa menyatakan berkas perkara belum lengkap.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X