Sebanyak 16 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Yustisi di Inhil

- Minggu, 2 Januari 2022 | 00:08 WIB
Razia yustisi di beberapa tempat penginapan saat merayakan malam pergantian tahun 2022 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) (Istimewa)
Razia yustisi di beberapa tempat penginapan saat merayakan malam pergantian tahun 2022 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, TEMBILAHAN - Sebanyak 16 pasangan tanpa adanya ikatan resmi terjaring razia yustisi di beberapa tempat penginapan di saat merayakan malam pergantian tahun 2021 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (1/1/22) dini hari.

Selain dari 16 pasang muda-mudi atau 32 orang tersebut, juga terdapat 38 orang lainnya (tanpa pasangan) yang terjaring razia di tempat-tempat penginapan lainnya.

“Mereka yang terjaring razia ada 16 pasangan (32 orang) dan untuk total semuanya ada 70 orang dari 24 target operasi Yustisi pergantian tahun,” jelas Kasatpol PP Inhil, Marta Hariyadi.

Lanjut Kasatpol PP, razia yustisi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan rasa aman dan kondusifitas ditengah masyarakat pada malam pergantian tahun baru dari 2021 ke 2022 di sekitar Kota Tembilahan dan sekitarnya.

Baca Juga: Bangkitkan Ekonomi Dimasa Pandemi, PT IKPP Adakan Pelatihan Puan Merajut Bagi Kaum Hawa di Kecamatan Tualang

Tidak hanya Satpol-PP saja, Satuan Tugas dari Kodim 0314 dan Satuan Polres Inhil serta Polisi Militer juga turut serta membantu operasi yustisi di lapangan yang dimulai pada pukul 02:00 Wib dini hari.

Diketahui, tim yang terdiri dari 4 regu tersebut menggiring seluruhnya yang terjaring razia yustisi ke Markas Satpol-PP Inhil untuk dimintai keterangan serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi hal serupa.

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X