Disentil Formasi Riau, Kadiskes Rohil: Insyaallah Kita Taat Aturan dan Kita Bayar Sesuai Progres di Lapangan

- Sabtu, 25 Desember 2021 | 16:01 WIB
Plt. Kadiskes Rohil, Cici Sulastri, SKM, M.Si (Jhoni/HRC)
Plt. Kadiskes Rohil, Cici Sulastri, SKM, M.Si (Jhoni/HRC)

HALUANRIAU.CO, ROKAN HILIR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Rokan Hilir merupakan salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang di sentil Penggiat Anti Korupsi Riau, Nurul Huda yang juga selaku Direktur Forum Masyarakat Bersih Riau (FORMASI RIAU).

Nurul Huda mengomentari sekaligus mengkritik pengerjaan Proyek Pembangunan, Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Rawat Inap yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 di Kecamatan Bagan Sinembah dan Kecamatan Kubu Babussalam (KUBA), Kabupaten Rokan Hilir.

Formasi Riau mengingatkan kepada Dinkes Rohil agar membayarkan pengerjaan proyek Puskesmas Rawat Inap kepada kontraktor harus sesuai dengan progres dilapangan.

Menyikapi hal tersebut Plt. Kadiskes Rohil, Cici Sulastri saat dikomfirmasi media gruop haluanriau-haluanriau.co melalui telepon selulernya, Sabtu (25/12/2021), mengatakan bahwa pihaknya memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Formasi Riau yang sudah peduli dan perhatian terhadap Dinkes Rohil.

Baca Juga: Kejari Kuansing Beri Peringatan Keras Bagi Sekolah yang Berani Jual LKS

"Pertama kami ucapkan terima kasih kepada sahabat kami Formasi Riau, Pak Dr Nurul Huda dan kawan kawan yang sudah perhatian dan peduli dengan kami. Kami sangat membutuhkan kritikan, saran dan masukan agar kedepan lebih baik lagi. Ini menandakan kawan kawan peduli dengan kami. Sekali lagi kami ucapakan terimakasih," ungkap Cici.

Cici menjelaskan bahwa pada prinsipnya, pihaknya tetap melakukan pembayaran pengerjaan pembanguan Puskesmas Rawat Inap di Kabupaten Rokan Hilir kepada pihak rekanan (kontraktor) tentu harus sesuai dengan progres dilapangan.

Bahwa adanya pengakuan dari para kontraktor dan konsultan pengawas di media yang menyatakan sudah menyelesaikan progres sekian persen, tentu tidak langsung diakui untuk proses pembayaran. Pasalnya, pihaknya sudah memiliki tim untuk mengevaluasi setiap hasil pekerjaan yang sudah dikerjakan oleh pihak rekanan.

Bahkan, lanjut Cici, sebelum final proses pembayaran kepada rekanan, pihaknya melibatkan tenaga teknis dari PUTR Rohil dan konsultan pengawas. Bahkan terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dan supervisi kepada Kejaksaan dan Polri terhadap progres pembayaran, agar tidak timbul persoalan hukum di kemudian hari.

"Inshaallah sebelum final pembayaran, kita akan koordinasi dengan aparat penegak hukum. Terutama progres yang sudah dikerjakan. Bahkan, jika perlu kita minta audit dari BPKP atau BPK," terang Cici lagi.

Oleh karena itu, Cici menegaskan agar tidak ada timbul persoalan dikemudian hari, sebelum melakukan pembayaran sepenuhnya pihaknya akan melakukan rapat kepada pihak rekanan dan konsultan serta libatkan tim teknis PUTR untuk membahas progres pengerjaan yang sudah diselesaikan yang berdasarkan kontrak.

"Yang jelas kami tetap berpedoman kepada prosedur dan aturan hukum yang berlaku. Itu yang terpenting dan paling utama," tutur Cici.

Saat disinggung apakah ada intervensi dari pihak dalam maupun luar, Cici mengaku tidak ada ancaman ataupun intervensi.

"Alhamdulillah,Sampat saat ini kita bekerja dengan nyaman. Saya bersama tim (KPA,PPA dan PPTK) bekerja tidak ada tekanan maupun intervesi," pungkas Cici seraya mengatakan mohon doanya agar Puskesmas ini segera difungsikan.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rohil Kembali Raih Opini WTP Dari BPK RI

Selasa, 17 Mei 2022 | 21:42 WIB

Sah, MTQ Riau Digelar 24-31 Juli di Bagansiapiapi

Minggu, 17 April 2022 | 11:53 WIB
X