Jelang Akhir Tahun Proyek di Rohil Mulai Rampung, Formasi Riau Ingatkan Pemda Jangan Coba-Coba Melawan Hukum

- Jumat, 24 Desember 2021 | 11:03 WIB
Direktur Formasi Riau Dr Nurul Huda, S.H, M.H (Jhoni/HRC)
Direktur Formasi Riau Dr Nurul Huda, S.H, M.H (Jhoni/HRC)

HALUANRIAU.CO, ROKAN HILIR - Agar tidak tersandung dengan hukum, terutama tindak pidana Korupsi. Forum Masyarakat Bersih Riau (FORMASI RIAU) menghimbau kepada pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Rokan Hilir, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar membayarkan pekerja proyek kepada rekanan harus sesuai progres dilapangan.

"Kami ingatkan Pemda Rohil bayarkan pekerjaan sesuai progres dilapangan. Jangan coba coba lakukan hal-hal diluar aturan maupun koridor hukum, jika tidak ingin berurusan dengan hukum," kata Direktur Formasi Riau, Nurul Huda, kepada media gruop Haluanriau - Haluanriau.co Jumat, (24/12/2021)

Nurul yang Juga Dosen hukum disalah satu universitas terkemuka di Riau ini, mengatakan agar pemda bekerja serius untuk tidak melanggar hukum, karena ada ancaman pidana korupsi disana jika pembayaran tidak sesuai dengan pekerjaan atau tidak sesuai dengan progres.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Panitia Pengguna Anggaran (PPA) maupun PPTK hendaklah bekerja sesuai dengan aturan. Jangan coba-coba menyimpang dari prosedur maupun aturan hukum yang sudah ditetapkan.

Baca Juga: Berbenah di Perpustakaan Soeman HS, Dinas Perpustakan dan Kearsipan Jalani Stock Opname

"Sebelum lakukan pembayaran, kadis menurunkan tim disana untuk mengecek kebenaran pekerjaan. jika memang belum tuntas, minta agar kontraktor tuntaskan pekerjaan. Sesuai dengan kontrak. Jika dilapangan progresnya ditemukan 60 atau 70 persen segitu dibayarkan. Jangan sampai progres dilapangan hanya 70 atau 80 persen dibayarkan 100 persen. Udah terang itu perbuatan tindak pidana Korupsi nya. Jika ragu,lakukan koordinasi ataupun supervisi dengan kejaksaan ataupun Polri, biar terbebas dari persoalan hukum," beber Nurul lagi.

Lebih lanjut Nurul menjelaskan bahwa rekan-rekan OPD terkhusus di Dinas Kesehatan yang baru saja menyelesaikan pekerjaan proyek Puskesmas Rawat Inap yang kedua duanya menurut informasi berita sudah rampung 90 persen, semua  yang terlibat dalam kontrak itu seperti KPA, PPA dan PPTK, maupun Konsultan, cek betul kondisi yang sebenarnya dilapangan. Sesuaikan progres yang sudah selesai dikerjakan.

Jangan takut ditekan atau diintervensi atau ancaman oleh pihak manapun selagi penekanan itu sesuai aturan dan prosedur jalankan. Tapi jika diluar koridor dan prosedur aturan yang berlaku, wajib diabaikan intervensi itu bila perlu laporkan ke aparat penegak hukum.

"Jalankan sesuai tupoksi jangan takut ancaman baik dari pihak dalam maupun luar. Ingat uang negara sekecil apapun dipertanggung jawabkan," pesan Nurul lagi.

Selain Pemkab dan OPD kata ayah dua anak ini, rekanan (Kontraktor) dan konsultan pengawas hendak juga harus bekerja sesuai aturan dan prosedur, profesional dan bekerja dengan baik. Jangan memaksakan kehendak dan Ego masing masing.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rohil Kembali Raih Opini WTP Dari BPK RI

Selasa, 17 Mei 2022 | 21:42 WIB

Sah, MTQ Riau Digelar 24-31 Juli di Bagansiapiapi

Minggu, 17 April 2022 | 11:53 WIB
X