Mulai Besok Pemda Kampar Berlakukan Pelayanan Perkantoran Harus Tunjukan Kartu Vaksin

- Rabu, 8 Desember 2021 | 20:56 WIB
Rapat Percepatan Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bersama instansi terkait di Posko Satgas Covid-19 gedung LPTQ Bangkinang Kota, Rabu (8/21). (Amri/HRC)
Rapat Percepatan Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bersama instansi terkait di Posko Satgas Covid-19 gedung LPTQ Bangkinang Kota, Rabu (8/21). (Amri/HRC)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Mulai besok pelayanan publik perkantoran dilingkungan Pemerintah Kabupaten harus menunjukan terlebih dahulu Barcode Scanner atau Kartu Vaksin. Hal dilakukan pemda setempat sebagai langkah untuk mencapai 80% Vaksinasi per 31 Desember 2021 nanti.

Upaya percepatan Vaksinasi Covid-19 sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 16 tahun 2001 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 menuju level 1 dimana Kabupaten Kampar sendiri saat ini berstatus PPKM level 3 dengan capaian Vaksinasi baru mencapai 50%.

Sebelumnya, Pemda Kampar menargetkan vaksinasi 60 orang/desa setiap hari di seluruh desa yang ada di Kabupaten Kampar.

"Mulai besok pelayanan publik diperkantoran mesti memperlihatkan terlebih dahulu Barcode Scanner atau Kartu Vaksin," ujar Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto melaui Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kampar, Yusri saat memimpin rapat percepatan evaluasi pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bersama instansi terkait di Posko Satgas Covid-19 Gedung LPTQ Bangkinang Kota, Rabu (8/21).

Baca Juga: TPN KemenPAN-RB Kunjungi Lapas di Bangkinang, Kalapas: Kita Miliki 3 Inovasi Unggulan Untuk Raih WBK

Yusri menjelaskan, bahwa hal itu dilakukan guna percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kampar. Dimana dalam waktu lebih kurang 20 hari kedepan, Kampar menargetkan 200 ribu dosis vaksin harus habis.

Sebagai upaya tersebut, Bupati Kampar Catur Sugeng mengeluarkan surat perintah Bupati Kampar nomor 090/BOBD/2121 agar melaksanakan monitoring dan evaluasi percepatan pelaksanaan vaksinasi covid-19 yang dilaksanakan mulai tanggal 9 sampai 31 Desember. Khusus Kepala Dinas Kesehatan agar dapat melaksanakan tugas menjaga ketersediaan dan distribusi tenaga vaksinator dan vaksin covid-19.

Yusri juga menekankan agar seluruh OPD terkait sperti Dinas Pendidikan dengan sasaran anak sekolah, Dinas Koperasi sasaran anggota koperasi yang ada di Kampar, Dinas KB agar koordinasi dengan UPTD KB Kecamatan, Dinas Sosial dengan masyarakat Penerima Keluarga Harapan (PKH) dan lainnya, Dinas Perkebunan dan DLH menyasar Pekerja di Perusahaan.

"Kegiatan setiap hari kita saat ini peserta Vaksin tidak boleh dibawah 500 setiap kecamatan atau minimal 60 orang perdesa setiap hari. Maka dalam pelaksanaan nantinya, setiap OPD terkait membawa satu tim sebagai Vaksinator. Dimana saat ini kampar memiliki sebanyak 600 vaskinator termasuk dari BKKBN Wilayah Riau dengan ketersediaan 50 ribu dosis ditambah 110 dosis nantinya," kataYusri.

"Dalam upaya pendataan, setiap hari nantinya atas laporan pelaksanaan dari lapangan, di Posko Satgas nantinya akan dilaksanakan bersama ketua Satgas dan Forkopimda Kampar Zoom Meeting setiap malam pukul 20.00 WIB dengan Forkopimcam mulai besok malam nantik harus melaporkan peserta vaksin,"pungkasnya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X