BWI Inhu Buat Gerakan Wakaf Seribu Bangun Pesantren untuk Anak Kurang Mampu

- Selasa, 7 Desember 2021 | 11:08 WIB
Penyuluh agama Kantor Kemenag Kabupaten Inhu di Kecamatan Batang Cenaku, Hj. Asih Sunarsih menyerahkan hasil Gewabu melalui Staff Seksi PAIS Kankemenag Kabupaten Inhu, Salmiyah Rum, M.Pd.I (Zuhdi/HRC)
Penyuluh agama Kantor Kemenag Kabupaten Inhu di Kecamatan Batang Cenaku, Hj. Asih Sunarsih menyerahkan hasil Gewabu melalui Staff Seksi PAIS Kankemenag Kabupaten Inhu, Salmiyah Rum, M.Pd.I (Zuhdi/HRC)

HALUANRIAU.CO, INDRAGIRI HULU - Dengan seribu rupiah masyarakat di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sudah turut membangun lembaga pendidikan untuk anak anak kurang mampu. Kesempatan beramal jariyah ini digerakkan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Inhu, melalui Gerakan Wakaf Seribu (GEWABU).

Gewabu di Kabupaten Inhu, digerakkan mulai bulan Agustus 2020, setelah Gubernur Riau, H. Syamsuar memberi instruksi agar GWI membangun lembaga pendidikan gratis untuk anak kurang mampu melalui gerakan wakaf seribu rupiah.

"Alhamdulillah. Saat ini GEWABU di Inhu sudah berjalan dan dilaksanakan oleh para penyuluh agama disetiap Kecamatan," ujar Ketua GWI Inhu, H. Abdul Karim kepada Haluanriau.co, Selasa (7/12).

Para penyuluh agama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Inhu, turut menjadi relawan menggerakan program ini disetiap kecamatan. Selain bertugas sebagai pendakwah, mereka para penyuluh agama non PNS ini juga menggalang wakaf seribu rupiah melalui majelis majelis taklim dan kelompok binaan mereka.

Baca Juga: Sukseskan Program Pemerintah, Kapolsek Tualang Gandeng Mahasiswa Sosialisasikan Vaksinasi Ditengah Masyarakat

Seperti halnya yang dilakukan salah seorang penyuluh agama Kantor Kemenag Kabupaten Inhu di Kecamatan Batang Cenaku, Hj Asih Sunarsih. Relawan BWI ini melaksanakan GEWABU terhadap kelompok binaan MDTA Al-Ikhsan Terpadu SDN 019 di Desa Talang Mulya.

Selanjutnya, pada Senin (6/7), dia menyerahkan hasil Gewabu tersebut melalui staf Seksi PAIS Kankemenag Kabupaten Inhu, Salmiyah Rum, sejumlah Rp. 400.000,-. Ada juga diterima hasil GEWABU dari relawan GWI yang bertugas di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kelayang dan Pasir Penyu serta lainnya.

H. Abdul Karim mengajak kepada seluruh relawan dan masyarakat beramal jariyah melalui Gerakan Wakaf Seribu. Hasil wakaf ini nantinya akan membuat satu Yayasan Pendidikan yang bertujuan untuk pendidikan gratis bagi anak anak kurang mampu khususnya di Kabupaten Inhu.

"Hasil GEWABU saat ini sudah terkumpul sekitar Rp. 150 juta lebih. Rencana kami akan mencari lahan untuk pembangunan pesantren. Semoga masyarakat Kabupaten Inhu dapat mendukung program ini. Dengan seribu rupiah kita telah membantu pendidikan anak anak kurang mampu," imbau Abdul Karim.

Bagi masyarakat yang ingin berwakaf guna mendukung pembangunan pendidikan anak anak kurang mampu bisa melalui penyuluh agama Kemenag Inhu, yang melaksanakan dakwah di majelis taklim, atau bisa juga menyetorkan wakaf melalui KUA setempat.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Terkini

X