Berkas Perkara Dugaan Pungli Pengurusan Surat Tanah di Kelurahan Tirta Siak Bakal Segera Lengkap

- Selasa, 7 Desember 2021 | 00:23 WIB
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Agung Irawan (Istimewa)
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Agung Irawan (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali mengembalikan berkas perkara dugaan pungutan liar pengurusan surat tanah yang melibatkan salah satu oknum lurah di Kota Pekanbaru karena masih terdapat kekurangan. Namun hal itu diyakini tidak terlalu banyak, dan akan segera disempurnakan oleh penyidik.

Adapun tersangka dalam perkara ini adalah Aris Nardi. Saat rasuah terjadi, ia menjabat Lurah Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.

Informasi yang dihimpun, Aris Nardi ditangkap polisi pada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru pada Rabu (22/9) lalu sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelum Aris Nardi ditangkap, polisi lebih dulu mengamankan orang kepercayaan sang lurah yang bertugas mengambil uang dari masyarakat. Pengungkapan ini diduga terkait dengan pengurusan tanah.

Salah seorang korban mengaku bahwa dirinya dimintai uang sejumlah Rp.3,5 juta untuk pengurusan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) tanah. Namun ia hanya menyanggupi Rp. 3 juta.

Korban lantas membuat janji dengan perempuan yang disebut-sebut merupakan orang kepercayaan sang lurah, dan bertugas untuk mengambil uang dari korban.

Namun tiba-tiba, aparat kepolisian datang dan menangkap orang kepercayaan Aris Nardi itu. Setelah itu, baru polisi menangkap oknum lurah tersebut.

Baca Juga: PT. Capella Dinamik Nusantara Gelar Jurnalis dan Vlogger Media Gathering 2021, Haluan Riau Raih Peringkat 3

Penyidik kemudian memulai penyidikan. Tepatnya satu pekan setelah pengungkapan itu, penyidik kemudian menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan dikirimkan ke Kejari Pekanbaru. Atas SPDP itu, ditunjuklah beberapa orang Jaksa sebagai Penuntut Umum yang akan mengikuti perkembangan proses penyidikan.

Pada rentang Oktober 2021, Jaksa menerima berkas perkara tersebut. Dari penelaahan yang dilakukan, Jaksa menyatakan berkas perkara belum lengkap. Untuk itu, berkas dikembalikan ke penyidik disertai petunjuk.

Atas P-19 itu, penyidik kembali berupaya melengkapi berkas perkara Aris Nardi. Yakin telah lengkap, penyidik kembali melimpahkan berkas perkara ke Jaksa pada Rabu (24/11) kemarin.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X