Beraksi di Pekanbaru, Duta Curat Asal Kayu Agung Diringkus

- Senin, 6 Desember 2021 | 15:50 WIB
DES alias Dedi (Akmal/HRC)
DES alias Dedi (Akmal/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Satu pelaku Pencurian dengan Pemberatan (Curat) berhasil diringkus oleh Tim Opsnal Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Raya. Sementara, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran Korps Bhayangkara.

Komplotan spesialis pencurian uang ini beraksi pada Selasa (16/11) sekira pukul 16.00 WIB. Uang milik korban senilai Rp.550 Juta yang disimpan dalam mobil raib digondol komplotan itu saat terparkir.

Kapolsek Bukit Raya AKP Arry Prasetyo melalui Kanitreskrim Polsek Bukit Raya Iptu Dodi Vivino menyebut bahwa pelaku ini pada Rabu (1/12) di Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir , Sumatera Selatan.

"Pelaku ditangkap dikediamannya di Kayu Agung. Sementara dua pelaku yang ikut dalam aksi tersebut masih dalam pengejaran yakni inisial U (35) dan AN (35)," kata Iptu Dodi Vivino saat ekspos ungkap kasus di Mapolsek Bukit Raya, Senin (6/12).

Dua rekannya itu tak berhasil ditangkap, lantaran pelaku inisial DES alias Dedi (41) saat penangkapan berteriak yang membuat kedua rekannya itu melarikan diri. Dimana, ketiga pelaku ini merupakan sama-sama warga Kayu Agung yang tempag tinggalnya berdekatan.

Baca Juga: Atta Halilintar Lakukan Hal Luar Biasa Demi Korban Erupsi Semeru, Unggahannya Undang Simpati Publik

"Saat penangkapan (dua pelaku) melarikan diri, rumah tersangka berdekatan, tersangka yang ditangkap ini berteriak sehingga kawannya lari," jelasnya.

Tersangka DES alias Dedi ini memiliki julukan Duta, yang berarti dimana pelaku curat yang telah beraksi di luar negeri dengan tindak kejahatan yang sama.

Tersangka DES alias Dedi ini telah beraksi dua kali, pertama di Malaysia dan yang kedua di Pekanbaru, dan untuk saat ini adalah aksi ketiganya. Namun, dalam setiap aksi dirinya tak selamat selalu berhasil ditangkap polisi.

Dalam aksi kali ini, tersangka DES alias Dedi ini berperan menggambar calon korban, mengintai korban saat melakukan pengambilan uang di bank. Setelah itu, tersangak DES alias Dedi ini melaporkan ke rekannya yang berada diluar tentang siapa yang akan menjadi korbannya.

Korban ketika itu mengambil uang hasil penjualan mobil, kemudian berhenti untuk makan siang di salah satu rumah makan di Jalan Tuanku Tambusai. Uang tersebut disimpan didalam mobil yang terparkir di samping rumah makan tersebut.

Seusai makan, korban hendak masuk mobil terkaget saat melihat bungkusan uang sudah berpindah tempatnya. Kemudian, kunci pintu mobil sudah dalam keadaan rusak.

"Hasilnya mereka bagi tiga, sementara tersangka DES ini kebagian 25 Juta, sudah dibelikannya handphone, pakaian dan untuk kebutuhan hariannya," kata Dodi mengakhiri.

Baca Juga: Zurich Asuransi Indonesia Berikan Asuransi Vaksin Covid-19 Gratis

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Terkini

Vaksinasi Masyarakat Kota Pekanbaru Capai 99,9 Persen

Selasa, 11 Januari 2022 | 18:37 WIB

Polsek Senapelan Gelar Vaksin Massal Siswa

Senin, 10 Januari 2022 | 13:59 WIB
X