Viral! Seorang Pria Dihajar Massa di Panipahan, Kapolsek: Sudah Dilakukan Mediasi

- Rabu, 1 Desember 2021 | 20:19 WIB
Tangkapan layar rekaman video (Dodi/HRC)
Tangkapan layar rekaman video (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, ROKAN HILIR - Seorang pria terlihat menjadi bulan-bulanan warga. Dia tampak bermohon kepada sekelompok orang yang berada di sekelilingnya. Sementara orang-orang tersebut seperti tak menghiraukan permintaanya tersebut.

Itulah sedikit gambaran dari rekaman video yang diterima haluanriau.co, Rabu (1/12). Dalam video berdurasi 26 detik itu, terlihat peristiwa itu terjadi di sebuah jembatan. Di akhir rekaman video, pria yang terlihat dihajar beberapa orang warga itu terjatuh ke dalam anak sungai atau parit.

Dari informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi di Kepenghuluan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir (Rohil). Saat dikonfirmasi, Kapolsek Panipahan, Iptu Boy Setiawan membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Boy, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (20/11) tengah malam kemarin di Jalan Gereja Kepenghuluan Panipahan Kecamatan Palika. Dimana pria yang terlihat dihajar warga itu diduga melakukan tindak pidana percobaan pencurian.

"Sudah dilakukan mediasi perkara dugaan tindak pidana percobaan pencurian yang dilakukan oleh pelaku inisial MT terhadap korban BOK, Selasa (30/11) sekitar pukul 17.00 WIB," ujar Boy Setiawan, Rabu (1/12).

Baca Juga: Tabrak Pembatas Lalu Senggol Mobil, Fakta Terbaru Pengendara Jatuh Dari Fly Over

Adapun hasil mediasi tersebut, kata Boy, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dengan ketentuan, pihak korban dan pelaku telah sepakat akan menyelesaikan permasalahan tsb secara dengan cara kekeluargaan.

"Pihak korban menerima permohonan maaf dari pihak keluarga para pelaku," sebut Iptu Boy.

Apabila pelaku mengulangi kembali perbuatannya, lanjut dia, maka pelaku bersedia diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Menurut Kapolsek, pihak korban bersedia menerima maaf pihak pelaku secara tulus dan ikhlas tanpa adanya ganti rugi, karena pencurian tersebut masih percobaan dan belum ada barang milik korban yang hilang dicuri.

Setelah kedua belah pihak menandatangani surat pernyataan, maka permasalahan dianggap telah selesai dan kedua belah pihak tidak akan saling menuntut baik secara perdata maupun pidana permasalahan tersebut di kemudian hari.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rohil Kembali Raih Opini WTP Dari BPK RI

Selasa, 17 Mei 2022 | 21:42 WIB
X