Kenalkan Contrarius Actus, Kajari Kuansing Juga Bentuk Satgas Pembasmi Mafia Tanah

- Rabu, 1 Desember 2021 | 19:13 WIB
Kajari Kuansing Hadiman menjadi pembicara pada Sosialisasi Pencegahan Pertanahan yang ditaja oleh BPN Kuansing (Istimewa)
Kajari Kuansing Hadiman menjadi pembicara pada Sosialisasi Pencegahan Pertanahan yang ditaja oleh BPN Kuansing (Istimewa)


HALUANRIAU.CO, KUANSING - Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi Hadiman membeberkan jurus ampuh untuk membasmi praktik mafia tanah.

Selain melalui penerapan asas Contrarius Actus, Kejari Kuansing juga akan membentuk satgas mafia tanah.

Hal itu disampaikan Hadiman di hadapan pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan sejumlah pejabat teras Kabupaten Kuansing, Rabu (1/12).

Dalam Sosialisasi Pencegahan Pertanahan yang ditaja oleh BPN Kuansing itu, Hadiman menyebut permasalahan pertanahan akan hilang jika menerapkan asas Contrarius Actus.

Baca Juga: Bupati Rokan Hilir Hadiri DIPA dan TKDD di Kantor Gubernur, Dapatkan Kucuran Dana 1 Triliun Rupiah Lebih

Menurut Hadiman Contraius Actus itu adalah konsep dalam hukum administrasi negara, yang menyebutkan badan atau pejabat tata usaha negara yang menerbitkan Tata Usaha Negara (TUN), dengan sendirinya berwenang mengubah, mengganti, mencabut atau membatalkan dokumen yang dibuatnya.

Terkait dengan pembatalan penerbitan dokumen TUN, Kajari merujuk pada Pasal 64 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, bahwa keputusan dapat dilakukan pencabutan apabila terdapat cacat pada wewenang, prosedur, dan/atau substansi.

Terkait penyelesaian permasalahan tanah dan melawan mafia tanah, Kajari Kuansing juga memberikan beberapa masukan kepada BPN Kuansing dan pejabat berwenang lainnya.

Di antaranya, perlu dibentuk struktur organisasi eksaminasi, sebagaimana pernah dibentuk oleh ketika BPN diketuai oleh Hendarman Supanji.

Baca Juga: Polres Kuansing Ikuti ToT dan Persemian Mobile Plan Pengolahan Emas Tanpa Timbal

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X