Didakwa Lakukan Penipuan Penggelapan, Penasehat Hukum Terdakwa: Ini Ranah Keperdataan

- Rabu, 1 Desember 2021 | 17:21 WIB
 (Istimewa)
(Istimewa)


HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Empat pimpinan perusahaan didakwa melakukan tindak pidana perbankan, penipuan dan  penggelapan dengan dengan kerugian total Rp 84,9 miliar. Atas dakwaan itu, para terdakwa membantahnya, dan menyebut peristiwa yang terjadi adalah ranah perdata.

Empat terdakwa itu adalah Bhakti Salim selaku Direktur Utama PT Wahana Bersama Nusantara (WBN) dan Direktur Utama PT Tiara Global Propertindo (TGP), Agung Salim selaku Komisaris Utama PT WBN, Elly Salim Direktur PT WBN dan Komisaris PT TGP, dan Christian Salim selaku Direktur PT TGP. Selain empat nama tersebut, perkara ini juga menjerat Maryani selaku Marketing Freelance PT WBN dan PT TGP (penuntutan terpisah).

Kelimanya telah menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (22/11) kemarin. Sidang dilanjutkan sepekan kemudian dengan agenda penyampaian eksepsi.

Dalam eksepsinya, Penasehat Hukum (PH) para terdakwa keberatan terhadap dakwaan JPU. Mereka menilai dakwaan Jaksa tak memenuhi syarat formil dan materil.

Baca Juga: Gubri Resmi Lantik 32 Pejabat Eselon II, Ini Nama Pejabatnya

"Sebab perkara ini bukan pidana tapi perdata atau wanprestasi," ujar Syafardi yang merupakan PH dari empat terdakwa, Rabu (1/12).

Kasus ini awalnya dilaporkan oleh korban ke Mabes Polri, yang mengaku mengalami kerugian total Rp 84,9 miliar. Korban mengaku ditawarkan investasi dengan bunga 9 persen sampai 12 persen per tahun dengan cara menjadi pemegang promissory note PT WBN dan PT TGP.

Syafardi menjelaskan, bahwa sejak awal perkara ini merupakan perkara keperdataan. Sebab terkait dengan perjanjian. Sehingga, proses hukumnya pun seharusnya ke sengketa keperdataan dan bukan merupakan perkara pidana.

Penerapan pasal sebagaimana dalam dakwaan Jaksa dalam perkara ini sangatlah dipaksakan. Karena menurut dia, dari awal tidak ada perbuatan tipu muslihat yang dilakukan oleh para terdakwa kepada para pelapor.

Baca Juga: Raih Penghargaan, Deflides Ucapkan Terimakasih Kepada Seluruh Forkopicam Singingi

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Personel Polda Riau Raih Penghargaan Medali PBB

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:21 WIB

Kota Pekanbaru Masuk Penilaian Adipura 2022

Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:01 WIB
X