Operasi Zebra Usai, Pelanggar Terbanyak Pengendara Tak Pakai Helm

- Rabu, 1 Desember 2021 | 10:18 WIB
Ilustrasi (Nathan Salt from Pexels)
Ilustrasi (Nathan Salt from Pexels)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Operasi Zebra Lancang Kuning 2021 telah usai. Operasi selama dua pekan itu masih menemukan banyak pelanggaran lalu lintas di Kota Pekanbaru, Selasa (30/11).

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru mencatatkan ribuan pengendara terjaring dalam satu pekan selama pelaksaan Ops Zebra Lancang Kuning 2021.

"Operasi Zebra berakhir, dari data posko operasi sebanyak 2.418 pelanggar diberikan teguran," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi melalui Kasatlantas Polresta Pekanbaru AKP Angga Wahyu Prihantoro, Selasa (30/11).

Dari pelanggaran yang tercatatkan, pelanggar didominasi oleh pengendara sepeda motor dengan jumlah 447 orang. 

Baca Juga: PT.TKWL Sengaja Rusak Lingkungan, DLH: Kami Tak Akan Keluarkan Izin Sebelum Semuanya di Perbaiki

"Jenis pelanggaran terbanyak yakni tidak pakai helm dan melawan arus," sambung mantan Kasatlantas Polres Kampar itu.

Masih dikatakan AKP Angga, pihaknya menilang pelanggar dengan rentang usia 21 tahun hingga 25 tahun terbanyak dengan jumlah 209 pelanggar. Sedangkan untuk profesi pelanggar terbanyak yakni karyawan swasta, 461 pelanggar.

"Dalam pelaksanaannya, kita mengedepankan kegiatan preemtif yakni melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas," ucapnya.

Dalam operasi kali ini, sasarannya tidak hanya pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga menyasar pengendara yang kedapatan tidak mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dewan: Jangan Semena-mena Naikkan Tarif Sewa di STC

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:20 WIB
X