PT.TKWL Sengaja Rusak Lingkungan, DLH: Kami Tak Akan Keluarkan Izin Sebelum Semuanya di Perbaiki

- Rabu, 1 Desember 2021 | 09:13 WIB
Kabid DLH Kabupaten Siak Ardayani (Sugianto/HRC)
Kabid DLH Kabupaten Siak Ardayani (Sugianto/HRC)

HALUANRIAU.CO, SIAK - PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL) buang limbah ke Kanal, sehingga membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Siak meradang dan meminta pihak perusahaan untuk mencuci dan menyedot kembali limbah cair dan padat untuk di buang kedalam kolam limbah. Selain itu, pihak DLH Kabupaten Siak memberikan sanksi tegas kepada PT.TKWL untuk tidak dikeluarkan Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) dan IPLC Domestik sebelum semuanya diperbaiki.

"Iya, kemarin kami sudah melakukan sidak dan cek langsung kelapangan, kususnya dibelakang pabrik, ternyata benar kami jumpai limbah yang dibuang atau dialirkan ke kanal. Untuk sementara, kami suruh sedot dan suruh atasi dulu semuanya limbah itu untuk di masukan kedalam kolam limbah, terus kami  suruh perbaiki drenase nya yang tertutup oleh tangkos, kita suruh atasi tangkosnya dulu, pokoknya atasi tangkos,atasi limbah cair, limbah padat yang lain,cangkang,dan sebagainya," tegas Kepala DLH Kabupaten Siak Hendro Wardhana melalui Kabid Ardayani kepada haluanriau.co, Selasa (30/11/2021).

Ardayani menjelaskan, terkait limbah di perusahaan yang dapat mencemari lingkungan, piahknya akan menindak tegas, dan bila sudah terlalu parah melakukan pencemaran, maka pihak perusahaan diminta untuk tutup.

Baca Juga: Hasil Evalausi 9 Pejabat Non Job, Sore Ini Gubri Lantik 32 Kepala OPD

"Pokoknya, limbah itu semua harus diangkut dari situ, karena hampir tengelam karena tangkos sawit. Saat ini kami suruh menghentikan kegiatan sampai semuanya diatasi dulu, ngatasi tangkos saja tak bisa, apa lagi limbah cair," cetusnya.

Menurutnya, semuanya harus diperbaiki, kalau tak bisa memperbaiki, pihak di DLH akan tutup perusahaan itu, karena pihaknya juga sudah bosan setiap kali sidak menjumpai limbah yang masuk ke kanal.

"Masak limbahnya masuk ke sungai terus, setiap kami datang kesitu, ada saja yang masuk ke Kanal. Kemarin datang semua Direksinya kekantor, binggung mereka, karena mereka mau memperpanjang IPLC, kami  bilang tak ada izin-izin, sebelum semua itu diperbaiki, yang nampak saja tak bisa dikelola apa lagi yang tak nampak," tegasnya.

Lebih lanjut Ardayani mengungkapkan bahwa, mereka (pihak PT.TKWL) meminta perpanjangan IPLC dan IPLC Domestik, namun pihaknya tidak memberikan izinnya.

"Izin itu tidak kami berikan, sebelum mereka perbaiki semuanya, tak ada izin yang keluar pokoknya," tegasnya.

"Kami juga berharap peran aktif masyarakat disekitar perusahaan, agar dapat sama-sama mengawasi limbah perusahaan agar tidak dibuang kesungai atau lingkungan masyarakat,bila mendapatkan libah dibuang kesungai, tolong difoto dll, agar kami segera melakukan tindakan secepatnya," himbauannya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Terkini

X