Riksus Desa Petapahan Sedang Finalisasi, Uang BUMDes Kurang Rp. 50 Juta

- Rabu, 1 Desember 2021 | 07:44 WIB
Ilustrasi (Benang merah) (Yendri/HRC)
Ilustrasi (Benang merah) (Yendri/HRC)

HALUANRIAU.CO,KUANTAN SINGINGI - Inspektorat Kuantan Singingi (Kuansing) saat ini sedang melakukan audit penggunaan Dana Desa (DD) terhadap Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau.

Hal itu dikatakan Plt. Inspektur Inspektorat Kuansing Darwin saat di konfirmasi Haluanriau.co Senin (29/11/2021).

"Iya saat ini tim kita memproses dan sedang finalisasi laporannya," ujar Darwin.

Dikatakan Darwin, saat ini tim sedang mengkroscek hasil pengerjaan fisik dan RAB Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar tersebut.

"Tim turun ke lapangan guna mengkroscek hasil pengerjaan fisik tersebut, Bila ada yang tidak sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya)," katanya.

Baca Juga: Edinson Cavani Berikan Sinyal 'Come Back' Jelang Laga Manchester United vs Arsenal

Sebelumnya, Desa Petapahan sempat dilaporkan oleh Forum Pemuda Peduli Desa Petapahan (FPPDP) ke Inspektorat, Polres Kuantan Singingi dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi 21 Juli 2021.

Laporan itu merupakan dugaan penyelewengan Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lintah Jalang Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar sebesar Rp. 167.000.000 dan baru dikembalikan Rp. 110.000.000 dan masih sisa Rp.50.000.000 dan akan dibayarkan pada awal Desember mendatang.

Hal itu dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuantan Singingi Hadiman melalui Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Kuansing Rinaldy Adriansyah kepada media ini selasa (30/11/2021).

"Kita melaksanakan pemeriksaan terkait penggunaan Dana BUMDES Lintah Jalang Petapahan yang dilaporkan pada 21 Juli 2021 yang lalu oleh masyarakat, yakni Forum Pemuda Peduli Desa Petapahan (FPPDP)," terang Kasi Intel Rinaldy.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Terkini

X