Jaksa Kembali Teliti Berkas Perkara Lurah Tirta Siak Nonaktif, Aris Nardi

- Rabu, 24 November 2021 | 17:26 WIB
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Agung Irawan (Istimewa)
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Agung Irawan (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kejaksaan Negeri Pekanbaru kembali menerima berkas perkara dugaan pungutan liar pengurusan surat tanah yang melibatkan salah satu oknum lurah di Kota Pekanbaru. Korps Adhyaksa itu punya waktu 7 hari untuk menelaah berkas perkara tersebut.

Adapun tersangka dalam perkara ini adalah Aris Nardi. Dia adalah Lurah Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Perkara ini ditangani penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru.

Informasi yang dihimpun, Aris Nardi ditangkap pada Rabu (22/9) kemarin sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelum Aris ditangkap, polisi lebih dulu mengamankan orang kepercayaan sang lurah yang bertugas mengambil uang dari masyarakat. Pengungkapan ini diduga terkait dengan masalah pengurusan tanah.

Salah seorang korban mengaku bahwa dirinya dimintai uang sejumlah Rp3,5 juta untuk pengurusan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) tanah. Namun ia hanya menyanggupi Rp3 juta.

Korban lantas membuat janji dengan perempuan yang disebut-sebut merupakan orang kepercayaan sang lurah, dan bertugas untuk mengambil uang dari korban.

Baca Juga: Ketua KONI Kampar Kembali Mangkir Diperiksa sebagai Saksi Perkara Korupsi di RSUD Bangkinang

Namun tiba-tiba, aparat kepolisian datang dan menangkap orang kepercayaan Aris Nardi itu. Setelah itu, baru polisi menangkap oknum lurah tersebut.

Penyidik kemudian memulai penyidikan. Tepatnya satu pekan setelah pengungkapan itu, penyidik kemudian menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan dikirimkan ke Kejari Pekanbaru. Atas SPDP itu, ditunjuklah beberapa orang Jaksa sebagai Penuntut Umum yang akan mengikuti perkembangan proses penyidikan.

Pada medio Oktober 2021, Jaksa menerima berkas perkara tersebut. Dari penelaahan yang dilakukan, Jaksa menyatakan berkas perkara belum lengkap. Untuk itu, berkas dikembalikan ke penyidik disertai petunjuk.

Atas P-19 itu, penyidik kembali berupaya melengkapi berkas perkara Aris Nardi. Yakin telah lengkap, penyidik kembali melimpahkan berkas perkara ke Jaksa.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Personel Polda Riau Raih Penghargaan Medali PBB

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:21 WIB

Kota Pekanbaru Masuk Penilaian Adipura 2022

Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:01 WIB
X