Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Prihatin Soal Penggusuran Pedagang Pasar Agus Salim

- Selasa, 23 November 2021 | 18:40 WIB
Situasi  penggusuran pedagang Pasar Agus Salim Pekanbaru (Istimewa/Akmal)
Situasi penggusuran pedagang Pasar Agus Salim Pekanbaru (Istimewa/Akmal)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah menggusur ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Agus Salim, berdalih kawasan tersebut bakal disulap menjadi tempat kuliner layaknya Malioboro.

Penggusuran pada Kamis (18/11) lalu itu diwarnai kericuhan. Aksi anarkis sempat terjadi, satu unit alat berat dan beberapa kenderaan besar dikerahkan saat itu.

Meski mendapat penolakkan dari para pedagang, dengan rasa tak peduli Pemko Pekanbaru mengerahkan personel Satpol PP dan kepolisian setempat untuk merobohkan lapak pedagang.

Katanya, ratusan pedagang itu akan ditempat dibeberapa lokasi yang sudah disiapkan Pemko Pekanbaru. Namun, pedagang tidak mau, lantaran lokasi baru mereka dianggap tidak layak.

Baca Juga: Jaksa Terima Limpahan Penanganan Perkara 114 Kg Ganja dari Penyidik BNN Pusat

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru turun ke lokasi, melihat dan meninjau apa yang dirasakan para pedagang usai digusur.

"Ketika saya turun ke lokasi penggusuran, saya melihat tempat relokasi pedagang yang disediakan tidak layak. Hanya berukuran 1 kali 1 meter dan seluruh pedagang sayur maupun daging digabung menjadi satu," jawab Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Doni Saputra, Selasa (23/11).

Rencana penyulapan menjadi Malioboro itu, Pemko Pekanbaru ternyata tidak melibatkan pihak legislatif, baik itu dari Komisi I, Komisi II ataupun Komisi IV.

"Untuk pembangunan pasar ini kami (Komisi I) belum mendapatkan data, baik itu perizinan dan bentuk bangunannya," paparnya.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksinasi Masyarakat Kota Pekanbaru Capai 99,9 Persen

Selasa, 11 Januari 2022 | 18:37 WIB

Polsek Senapelan Gelar Vaksin Massal Siswa

Senin, 10 Januari 2022 | 13:59 WIB
X