Kinerja Kontraktor Dinilai Tak Becus, Proyek IPAL Disebut Wanprestasi

- Selasa, 23 November 2021 | 13:38 WIB
Genangan Proyel IPAL di Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru  |  Haluanriau.co/Akmal
Genangan Proyel IPAL di Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru | Haluanriau.co/Akmal


HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Pengerjaan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sudah menahun menimbulkan banyak permasalahan di Kota Pekanbaru. Khususya beberapa ruas jalan di Kecamatan Sukajadi yang menjadi rusak.

Rusaknya jalan itu tak kunjung diperbaiki oleh kontraktor proyek IPAL, meski dititik tersebut sudah selesai pengerjaannya. Aliran drainse pun penuh lumpur, tanah galian lubang IPAL bermuara ke drainase yang akibat banjir jika turun hujan.

Tak hanya itu, banyak jalan yang ditutup yang mengakibatkan warga yang mempunyai usaha dilokasi itu terpaksa tutup. Masih banyak lagi permasalahan yang ditmbulkan dalam proyek tersebut.

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru menyayangkan akan pengerjaan itu. Apalagi, kontraktor IPAL menggadang-gadangkan dalam pengerjaan menggunakan teknologi luar negeri.

Baca Juga: Terkait Pemberitaan Illegal Logging di Kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Wartawan Mendapatkan Ancaman

"Tentu ini kita sayangkan. Katanya, pekerjanya itu profesional. Katanya lagi, pakai teknologi jerman. Tapi kenyatannya sampai sekarang tidak kelar-kelar. Padahal anggarannya hampir Rp1 Triliun untuk mengurusi IPAL ini," jawab anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Ruslan Tarigan, Selasa (23/11).

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru diminta untuk segera mengevaluasi kinerja para kontraktor IPAL itu. Kurang lebih sudah tiga tahun berjalan sudah banyak merugikan masyarakat. Ditambah lagi, para kontraktor yang bekerja juga tidak bertanggung jawab dan semena-semena.

"Bila perlu wanprestasi. Kan ini namanya tidak mampu dan tidak profesional. Nah, apalagi alasannya. Jadi ini layak untuk diusulkan wanprestasi. Diganti dengan kontraktor yang lebih profesional," harapnya.

Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan, Komisi IV DPRD Pekanbaru juga telah beberapa kali memanggil pihak kontraktor pengerjaan IPAL. Dalam pertemuan itu, pemaparan dari perusahaan kontraktor dinilai sudah bagus. Namun, pelaksanaan pengerjaan proyek nasional ini masih menimbulkan keluhan dari masyarakat.

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X