Adakan Musyawarah Bersama, Pemkab Kuansing Ajak Seluruh Sektor Jaga Ketertiban dan Keamanan

- Jumat, 12 November 2021 | 23:59 WIB
Musyawarah Kamtibmas antar umat beragama yang di pimpin Plt Bupati Suhardiman Amby (Yendri/HRC)
Musyawarah Kamtibmas antar umat beragama yang di pimpin Plt Bupati Suhardiman Amby (Yendri/HRC)

HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI-Dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) serta kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kuantan Singingi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) adakan musyawarah pada Jum,at (12/11/2021).

Musyawarah ketertiban dan keamanan masyarakat itu dilaksanakan di ruang multimedia kantor Bupati Kuantan Singingi Provinsi Riau.

Dalam agenda musyawarah tersebut, Di hadiri oleh Plt Bupati, Forkopimda, Kepala OPD, Camat Kuantan Tengah, Tokoh lintas agama, Tokoh adat, Perwakilan jamaat GBI Efrata, Ketua Lingkungan, HMI Kuansing dan sejumlah perwakilan Ormas.

Adapun yang merupakan agenda tersebut membahas tentang rehab dan pembangunan Gereja GBI Efrata bagian barat Lingkungan II Sungai Jering RT 02/RW 02 Kelurahan Sungai Jering Kecamatan Kuantan Tengah.

Dalam agenda musyawarah tersebut Plt. Bupati Suhardiman Amby bertindak sebagai moderator.

Dikatakan Suhardiman, hal ini kita lakukan demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat serta menjaga kerukunan antar umat beragama, dan dalam musyawarah ini, perlunya kita mendengar semua pihak yang hadir.

"Kita musyawarahkan dengan kepala dingin tanpa mengedepankan emosional dan menjaga kerukunan antar umat beragama," ujar Suhardiman.

Baca Juga: Operasi Zebra Berlangsung Dua Pekan, Satlantas Polres Kuansing Kerahkan 60 Personel

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kuantan Singingi saat mengemukakan pendapat mengatakan, Perlunya dilakukan penindakan tegas oleh pemerintah daerah, untuk memberikan pelajaran kepada masyarakat, demi menjaga kerukunan umat beragama.

"Kita dari FKUB meminta supaya mengambil keputusan yang tepat, kepada gereja yang tidak memiliki izin," ujarnya.

Peserta dan tamu undangan (Yendri/HRC)
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ade Fahrer Arief mengatakan, Bahwa secara tata ruang, pemungkiman ini bisa memiliki rumah ibadah, Namun kalau menyangkut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum ada.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X