Buntut Hilangnya Pelajar SMP, Mantan Pembantu Jadi Tersangka

- Rabu, 10 November 2021 | 15:49 WIB
Wakapolresta Pekanbaru AKBP Henky Poerwanto (tengah) Kapolsek Limapuluh AKP Stevie Rampengan (kiri) Paur Humas Polresta Pekanbaru Iptu Syafriwandi (kanan) menunjukkan barang bukti berupa hp milik tersanga inisial IC atas dugaan tindak pidana pornografi. (Akmal/HRC)
Wakapolresta Pekanbaru AKBP Henky Poerwanto (tengah) Kapolsek Limapuluh AKP Stevie Rampengan (kiri) Paur Humas Polresta Pekanbaru Iptu Syafriwandi (kanan) menunjukkan barang bukti berupa hp milik tersanga inisial IC atas dugaan tindak pidana pornografi. (Akmal/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Mantan Pembantu Rumah Tangga (PRT) akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik, pembantu tersebut dijerat Undang-undang Pornografi.

Tersangkanya pembantu inisial IC tersebut merupakan buntut dari adanya pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dikabarkan hilang selama satu hari kemarin.

Dikisahkan sebelumnya, pelajar tersebut pergi dari rumahnya pada Senin (8/11) pagi. Hingga larut malam pelajar tersebut tak kunjung kembali kerumah.

Keluarnya mulai panik dan melaporkan dugaan penculikkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Limapuluh. Pada Selasa (9/11), akhirnya pelajar tersebut ditemukan polisi di sebuah konter pulsa di Jalan Pattimura dalam keadaan menangis.

Baca Juga: Beraksi 97 Kali, 9 Komplotan Jambret Digulung Polda Riau

"Dugaan yang semulanya hilang karena diculik tidak benar. Bunga (bukan nama sebenar pelajar) meninggalkan rumah dengan inisiatifnya sendiri," kata Wakapolresta Henky Poerwanto saat ekpos di Mapolresta Pekanbaru, Rabu (10/11).

Dimalam hari pelariannya itu, pelajar tersebut menginap ditempat kerja mantan pembantu rumah tangganya dulu, di Beauty Garden Labuhbaru Timur.

Saat pelajar mandi, disaat itu pula mantan pembantunya itu merekamnya dalam kondisi tanpa busana. Dari sinilah mantan pembantu inisial IC (17) itu dilaporkan atas pornografi.

"Adapun tindak pidana pornografi, saat bunga ini menginap, pembantu merekam dengan handphone saat bunga tanpa busana. Namun, hasil rekaman belum disebarluaskannya," papar mantan Kapolres Kuansing tersebut.

Proses hukum tindak pidana pornografi ini dijalankan mengacu sesuai dengan Undang-undang Peradilan Anak. Saat ini, pembantu insial IC tersebut sudah diamankan pihak kepolisian.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X