Berstatus PPKM Level 2, Dinkes Kampar Tetap Himbau Patuhi Prokes

- Selasa, 9 November 2021 | 19:21 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kampar, Rahmat. (Amri/HRC)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kampar, Rahmat. (Amri/HRC)


HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kampar, Rahmat berharap dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Masyarakat Kampar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat walaupun aturan sudah mulai sedikit dilonggarkan.

"Kita berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat dalam segala aktifitas," kata Rahmat pada haluanriau.co Selasa (9/11).

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang belum melakukan vaksin agar segera melakukan vaksin. Karena sebut dia vaksin merupakan salah satu yang mampu mencegah terkena atau mengalami gejala Covid-19 berat. Selain itu juga untuk melindungi diri orang lain dan menghentikan penyebaran Covid-19.

"Bagi masyarakat yang belum divaksinasi covid 19. Segera datang ke fasilitas kesehatan yang sudah disediakan di seluruh wilayah Kabupaten Kampar yang telah disediakan untuk divaksinasi terutama dosis pertama," ujar Rahmat.

Rahmat menjelaskan, berdasarkan intruksi Menteri Dalam Negeri PPKM level 2 mulai dilonggarkan. Beberapa di antaranya yaitu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) boleh dilakukan maksimal kapasitas 50%.

Hal ini sesuai dengan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/202l, Nomor 384 TAHUN 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa pandemi COVID-19.

Sementara kapasitas PTM untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMALB dan MALB maksimal 62%-100% dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal peserta didik per kelas. Adapun khusus untuk PAUD, kapasitas PTM maksimal 33% dan menjaga jarak minimal 1,5 meter, maksimal peserta didik 5 orang per kelas.

Work From Office maksimal 50% dan kapasitas Work From Home maksimal 50% Pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko klentong, agen atau outlet voucher, barbershop, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar burung atau unggas, pasar basah, pasar batik, bengkel kecil, cucian kendaraan dan yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat, memakai masker dan mencuci tangan. Selanjutnya pengaturan teknis diatur oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Dine ni sudah diperbolehkan asal tiap meja diisi oleh dua orang. Adapun kapasitas pengunjung tempat makan maksimal 50%. Dsamping itu, tempat makan juga diizinkan melayani take away atau delivery dengan menerapkan protokol kesehatan sekaligus menyesuaikan jam operasional hingga pukul 21.00 waktu setempat.

Mall sudah kembali dibuka hingga pukul 21.00 WIB. Pengunjung maksimal 75% dan harus menunjukkan sertifikat vaksin kepada petugas mall.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rendi Winata Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Kampar

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:46 WIB

Lapas Bangkinang Terima 12 Orang Tahanan Baru

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:47 WIB
X