Penyaluran Beasiswa Dinilai Diskriminasi, Pemprov Klaim Telah Sesuai Regulasi

- Senin, 8 November 2021 | 12:32 WIB
Salah seorang Penggugat, Gusti Putra Dodi - Kabag Bantuan Hukum pada Biro Hukum Setdaprov Riau, Yan Dharmadi mewakili Tergugat
Salah seorang Penggugat, Gusti Putra Dodi - Kabag Bantuan Hukum pada Biro Hukum Setdaprov Riau, Yan Dharmadi mewakili Tergugat

Lanjut Yan, perguruan tinggi itu lah yang kemudian memberikan rekomendasi ke Pemprov Riau terkait nama-nama calon penerima beasiswa.

"Misalnya di UI ada yang ambil Program Doktoral. Itu mereka (UI,red) yang meranking, dan mereka yang merekomendasikan ke Pemprov Riau. Bukan kita yang menentukan," tegas Yan Dharmadi.

"Berdasarkan MoU, maka yang menentukan adalah perguruan tinggi yang kita ikat melalui MoU tadi lah yang mengirimkan rekomendasi untuk calon penerima beasiswa," lanjut dia.

Sementara, terkait calon penerima beasiswa adalah putra/putri asli daerah Riau, Yan juga menegaskan hal itu bukanlah suatu bentuk diskriminasi yang dilakukan Pemprov Riau. Menurut dia, syarat seperti itu juga diterapkan oleh provinsi lain di Indonesia.

"Itu jelas. Itu tidak di Riau saja. Di Yogyakarta juga seperti itu. Mohon maaf, malah lebih spesifik lagi kalau kita ambil salah satu contoh di Yogyakarta. Menggunakan KTP Yogyakarta, putra/putri Yogyakarta," kata dia.

"Kalau kita memang, kita dalam regulasi itu mengatakan yang dibantu Bidikmisi itu adalah putra/putri Riau, dan atau salah satu orang tuanya lahir di Riau, dan atau berdomisili sekurang-kurangnya 10 tahun di Riau," jelas dia.

Jadi tidak relevan, kata dia, jika Para Penggugat menyatakan ada diskriminasi di situ. Apalagi di dalam persyaratan itu,  Pemprov tidak ada menyebutkan suku atau agama tertentu para calon penerima beasiswa.

"Artinya kalau digugat di PTUN, ya silakan diuji lembaga peradilan. Sejauh ini kami sudah mempersiapkan langkah-langkah hukum untuk menghadapi ini. Karena secara regulasi, tidak ada satu hal pun yang dilanggar. Kita mengacu pada aturan yang lebih tinggi," tandas Yan Dharmadi.

Baca Juga: Dianggap Ganggu Netralitas Tim Pencari Fakta, BEM Unri Minta Rektor Copot Sementara Dekan Fisip

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X