Dekan UNRI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Bakal Tuntut Balik Mahasiswi

- Jumat, 5 November 2021 | 18:40 WIB
Dekan FISIP Unri, Syafri Harto (Istimewa)
Dekan FISIP Unri, Syafri Harto (Istimewa)



HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Dekan Fisipol UNRI, Syafri Harto menuding video mahasiswi HI yang tersebar dan mencatut namanya hanyalah kebohongan. Ia bahkan mengaku bakal menuntut habis-habisan mahasiswi dan admin Instagram @komahi_ur.

"Saya merasa dirugikan. Ini marwah saya. Nama baik saya tercemar. Maka saya secara hukum akan saya tuntut balik. Ke mana pun! Saya juga akan cari aktor intelektual di balik semua ini," katanya saat konferensi pers, Jumat (5/11/2021).

"Saya juga akan menuntut mahasiswi yang menjadi sumber awal (kasus ini) Rp10 miliar. Karena saya adalah dekan, pejabat negara. Saya adalah tokoh masyarakat Kuansing, dihormati orang Kuansing. Saya merasa tidak melakukan apa yang dituduhkan. Dan karena istri dan keluarga saya terganggu," tambahnya.

Selain itu, ia juga mengatakan mahasiswi korban diduga pelecehan telah berkonsultasi kepada orang yang tidak bijak. Hingga mengakibatkan malapetaka datang kepada dekan tersebut.

Baca Juga: Disuap 6 Milyar, Tersangka Diringkus KPK Telan Dana Opersional Proyek Jambi

"Seharusnya kan dia konsultasi sama jurusan, dan ketemu sama saya. Bawa orang tuanya. Mengapa video yang dibuatnya?"

"Kalau mahasiswi itu Islam, keluarganya Islam, saya bersedia mubahalah, sumpah Quran. Jumpai saya. Di atas sumpah pocong lagi itu," ungkapnya.

Berdasarkan video viral yang tersebar, kejadian pelecehan tersebut terjadi di ruangan Dekan Fisip Unri saat korban tengah melakukan bimbingan proposal skripsi.

Dalam video tersebut korban mengatakan kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu, tanggal 27 Oktober.

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Personel Polda Riau Raih Penghargaan Medali PBB

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:21 WIB

Kota Pekanbaru Masuk Penilaian Adipura 2022

Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:01 WIB
X