Kejari Pekanbaru Telaah Berkas Lurah Maharani Nonaktif, Tersangka Penipuan Modus Janjikan Proyek

- Selasa, 2 November 2021 | 15:09 WIB
Ilustrasi. OTT Pixabaymohamed_hassan.jpg
Ilustrasi. OTT Pixabaymohamed_hassan.jpg

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kejaksaan Negeri Pekanbaru telah menerima pelimpahan berkas perkara dugaan penipuan modus menawarkan proyek di dinas namun ternyata fiktif dengan tersangka Zulkifli. Saat ini, Jaksa tengah menelaah berkas Lurah Maharani, Kecamatan Rumbai Barat nonaktif itu.

Zulkifli ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah menyebabkan kerugian terhadap korban mencapai Rp1,3 miliar. Di mana perkara ini ditangani penyidik pada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru.

Dalam penanganannya, penyidik telah melakukan penahanan terhadap tersangka. Penyidik juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejari Pekanbaru pada medio Oktober 2021 lalu.

Selanjutnya, penyidik melimpahkan berkas perkara tersebut ke Jaksa. Tahap I itu dilakukan pada awal pekan kemarin.

"Iya, sudah tahap I. Sudah kami terima pelimpahan berkasnya (dari penyidik kepolisian)," ujar Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru, Teguh Wibowo melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum), Zulham Pardamean Pane, Selasa (2/11/2021).

Baca Juga: Tagar Bapak Perhutangan Trending di Twitter

Pasca berkas diterima, kata Zulham, maka pihaknya kemudian melakukan penelitian untuk memastikan kelengkapan syarat formil dan materil berkas tersebut. Penelaahan berkas itu dilakukan oleh dua Jaksa yang ditunjuk sebagai Penuntut Umum.

"Sekarang masih penelitian berkas. Jika memang lengkap kami keluarkan P-21, untuk selanjutnya dilakukan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik polisi ke JPU, red," sebut Zulham.

"Namun jika belum, berkas akan kami kembalikan ke penyidik untuk dilengkapi disertai petunjuk atau P-19," sambung Jaksa yang pernah bertugas di Kejari Rokan Hilir (Rohil) itu.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumban Toruan pernah mengatakan, perbuatan tersangka Zulkifli itu bermula pada Selasa (19/1/2021) lalu di Hotel Premiere Pekanbaru.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X