Kapolsek Tembilahan Hulu Melayat ke Rumah Korban Sambaran Petir di Desa Sialang Panjang

- Senin, 1 November 2021 | 15:27 WIB

HALUANRIAU.CO, TEMBILAHAN - Mendapatkan kabar duka, korban warga Desa Sialang Panjang meninggal dunia diduga akibat Sambaran petir di perairan Kuala Indragiri (Kuindra). Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rhino Handoyo pergi melayat kepada keluarga korban, di Desa Sialang Panjang, pada Senin (1/11/21) pagi.

Sebelumnya diberitakan dua orang warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meninggal dunia akibat tersambar petir saat hendak pergi mencari kayu di sungai Mursi, Ahad (31/10/21).

Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rhino Handoyo mengatakan peristiwa itu terjadi di perairan Sapat Parit 12 Hilir, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) sekitar jam 15:00 WIB.

Ia menjelaskan bahwa yang tersambar petir itu bernama Andi Suhaidi dan Rudi Erwani yang merupakan warga Desa Sialang Panjang. Korban merupakan anak dan menantu dari Pak Rasidi (60).

"Iya kita (Polsek Tembilahan Hulu) mendapatkan informasi dua korban benar warga kecamatan Tembilahan Hulu, desa Sialang Panjang, dan hari ini saya melayat Kepada keluarga korban meninggal diduga Sambaran petir," ucap AKP Rhino Handoyo.

Baca Juga: French Open 2021: Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya Kalah di Final

Kapolsek juga mengungkapkan bahwa, kedatangan ke rumah keluarga korban meninggal tersebut untuk mengucapkan belasungkawa atas kejadian tersebut, dan juga memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggakan.

"Saya mewakili atas nama Forkopimcam Tembilahan Hulu,  mengucapkan belasungkawa atas kejadian tersebut, semoga almarhum Khusnul khotimah dan keluarga yang di tinggalkan agar dapat ikhlas serta sabar, kita tidak mau yang namanya musibah, tetapi semua itu sudah ada ketepatan sang maha pencipta," pungkasnya.

Kapolsek juga mengungkapkan bahwa pada hari ini korban akan di sholat kan dan di makamkan di TPU Desa Sialang Panjang.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X