Dalam Pledoi, Hendra Sakti Akui Menerima Kuasa dari Ketua Koperasi KOPSA-M Antony Hamzah untuk Melakukan Aksi

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:37 WIB
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Satrio Aji Wibowo mengikuti sidang secara virtual di ruang sidang Kejaksaan Negeri Kampar, terdakwa Hendra Sakti berada di Rutan Polres Kampar. Sementara Penasehat Hukum terdakwa berada ditempatnya. (Istimewa/Amri)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Satrio Aji Wibowo mengikuti sidang secara virtual di ruang sidang Kejaksaan Negeri Kampar, terdakwa Hendra Sakti berada di Rutan Polres Kampar. Sementara Penasehat Hukum terdakwa berada ditempatnya. (Istimewa/Amri)

"Kami memohon kepada Majelis Hakim agar membebaskan terdakwa Hendra Sakti dari dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Atau setidak-tidaknya memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan memutus perkara a quo untuk melepaskan Terdakwa dari segala tuntutan hukum. Memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat dan martabatnya," pungkasnya.

Setelah mendengarkan pledoi dari Hendra Sakti, Majelis Hakim yang diketui Ferdi menanyakan tanggapan Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kampar.

"Pak Jaksa terhadap pembelaan yang di ajukan penasehat hukum terdakwa, apakah saudara akan menjawab secara tertulis atau secara lisan," tanya majelis hakim.

"Secara tertulis yang mulia," kata Jaksa Penuntut Umum Setrio Aji Wibowo.

Baca Juga: Nampak Selalu Ceria, 5 Artis Berikut Akui Punya Gangguan Mental

Untuk diketahui Kepolisian Resor (Polres) Kampar saat ini telah menetapkan Ketua Koperasi Petani Sawit Makmur (KOPSA-M), Anthony Hamzah sebagai tersangka dalam kasus dugaan perusakan di PT Langgam Harmoni di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kampar.

Anthony diduga sebagai otak pelaku dalam kasus perusakan tersebut. Hal itu dikatakan oleh Kapolres Kampar melalui Kasat Reskrim, AKP Bery Juana Putra.

"Perkara yang disangkakan terhadap AH adalah tindak pidana pengrusakan disertai ancaman dan pengusiran yang terjadi di Perumahan Karyawan PT Langgam Harmoni,  pada Kamis 14 Oktober 2020," kata Bery, Jumat (15/10/2021) kemarin.

Penetapan tersangka terhadap AH dalam kasus ini, karena yang bersangkutan diketahui sebagai pihak yang menyuruh dan membiayai kelompok massa sebanyak 300 orang untuk mendatangi perumahan karyawan PT Langgam Harmoni.

Baca Juga: PSPS Riau Bermain Imbang Lawan Muba Babel United, Kini Posisi di Klasemen Terancam Oleh Klub Ini

"Tim penyidik Satreskrim Polres Kampar telah memiliki cukup bukti atas keterlibatan AH dalam perkara ini, dan AH saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka," kata mantan Kasat Reskrim Polres Bulukumba itu.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rendi Winata Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Kampar

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:46 WIB

Lapas Bangkinang Terima 12 Orang Tahanan Baru

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:47 WIB
X