PW Pemuda Muhammadiyah Riau Taja Dialog Interaktif Visi Misi Bakal Calon Rektor Umri 2022-2026

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:30 WIB
 (Istimewa)
(Istimewa)


HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Riau bersama Nasiatul Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Rabu (27/10/2022) taja Dialog Interaktif Visi dan Misi Bakal Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) Periode 2022-2026.

Kegiatan yang berlangsung secara offline dan online itu dipusatkan di Aula Kampus 1 Umri, jalan KH Ahmad Dahlan nomor 88 Pekanbaru. Hadir dalam kegiatan itu Ketua PW Muhammadiyah Riau Dr H Saidul Amin MA dan jajaran, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Riau Firdaus SE, pimpinan dan anggota ortom wilayah, empat orang bakal calon rektor serta civitas Umri.

Keempat bakal calon yang hadir antara lain Dr Aidil Haris SSos MSi, Dr Baidarus MM MAg, Dr Elviandri SHi MHum dan Dr Jupendri SSos MIKom. Sementara tiga bakal calon yang tidak hadir adalah Dr Bakaruddin SE MM, Sri Fitria Retnawati SSI MT, dan Yeri Badrun SPi MSi.

Baca Juga: Polemik Lahan Parkir Indomaret Belum Menemukan Titik Terang

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Riau, Firdaus SE mengatakan bahwa digagasnya kegiatan ini adalah dalam rangka untuk mengetahui Visi dan Misi, serta konsep yang ditawarkan tujuh bakal calon untuk pengembangan Umri jika terpilih nanti. Ia menyebut hal ini sangat penting mengingat sederet tantangan tugas berat telah menanti untuk pengembangan Umri kedepan. Karenanya dibutuhkan terobosan brilian rektor terpilih nantinya.

"Kita tentu ingin mengetahui gagasan, visi dan misi yang ditawarkan para balon rektor ini. Hari ini Umri dalam fase berkembang dan  kedepan Umri harus maju. Kita berharap rektor terpilih nantinya memiliki terobosan brilian untuk mewujudkannya" ujar Firdaus.

Semetara itu Ketua PW Muhammadiyah Riau Dr H Saidul Amin MA mengatakan bahwa keberadaan perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) dalam hal ini Umri adalah untuk mendukung gerakan dakwah Muhammadiyah. Selain itu Umri juga diharapkan mampu melahirkan alumni dalam tiga hal. Ketiga hal itu antara lain sebagai pabrik yang melahirkan kader persyarikatan, kader umat dan kader Islam.

Baca Juga: Polres Inhil Gelar FGD untuk Tingkatkan Kemampuan Porsonel Membuat Konten Kreatif

Ia kemudian mengulas keberadaan PTM di Indonesia timur yang justru banyak melahirkan kader yang mengakui keberadaan Muhammadiyah saja, tidak menjadi kader Islam. Padahal menurutnya Islam dan Kemuhammadiyahan adalah hal yang tidak dapat dipisahkan, bagaikan ruh dan badan.

"Tujuan pendirian PTM oleh Muhammadiyah adalah sebagai upaya untuk mendukung gerakan dakwah persyarikatan. Umri juga harus mampu melahirkan kader persyarikatan, kader umat dan kader Islam. Jadi bukan hanya kader persyarikatan saja melainkan juga jadi kader Islam, sehingga tujuan muhammadiyah mewujudkan masyarakat Islam yg sebenar-benarnya akan tercapai.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PDAM Tirta Siak Diminta Segera Perbaiki Pipa Bocor

Rabu, 1 Desember 2021 | 18:25 WIB

Universitas Islam Riau dan Pemkab Pelalawan Teken MoU

Senin, 29 November 2021 | 18:19 WIB
X